Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Maret 2024 | 20.55 WIB

Semakin Tinggi Kasus Perundungan di Sekolah, Perwakilan DPR Minta Kemendikbudristek Serius Bentuk Satgas

Ilustrasi bullying. (Istimewa) - Image

Ilustrasi bullying. (Istimewa)

JawaPos.com - Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi turun tangan dengan membentuk satuan tugas khusus yang bertugas mencegah terjadinya perundungan.

"Selama ini kan regulasi menyerahkan pembentukan satgas mengatasi kekerasan di sekolah. Ketika ada persoalan, langsung didorong menjadi bagian dari kewenangan aparat penegak hukum," jelasnya dilansir dari ANTARA News pada Senin (4/3).

Hal senada juga disampaikan oleh anggota Komisi X DPR RI Himmatulah Aliyah.

Menurutnya pembentukan satgas untuk mencegah perundungan sudah sepatutnya dilakukan guna mengoptimalkan pencegahan terjadinya perundungan di sekolah.

Dia mengingatkan setelah pembentukan satgas tersebut, para pelaku perundungan harus ditindak secara tegas melalui pemberian sanksi hukum guna memberikan efek jera.

Ia mendorong pihak sekolah berkolaborasi dengan orang tua untuk lebih peka terhadap kondisi anak. Dengan demikian, mereka dapat mendeteksi apabila anak mengalami perundungan.

"Jika ada laporan kekerasan, dua kelompok kerja ini harus melakukan penanganan kekerasan dan memastikan pemulihan bagi korban, sedangkan sanksi administrasi diberikan kepada pelaku peserta didik dengan mempertimbangkan sanksi yang edukatif dan tetap memperhatikan hak pendidikan peserta didik," ujar Mendikbudristek, Nadiem Makarim.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore