
Bamsoet (MPR)
JawaPos.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo menyoroti tingkat pendidikan masyarakat Indonesia. Dia mengungkapkan dalam statistik pendidikan 2021 yang baru dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat pendidikan penduduk Indonesia didominasi penduduk berpendidikan rendah. Dia berharap kondisi ini terus diperbaiki.
Pria yang akrab disapa Bamsoet menuturkan jumlah penduduk yang tamat jenjang pendidikan menengah masih 29,21 persen. Kemudian yang lulus jenjang pendidikan tinggi hanya 9,67 persen. Di luar itu lulusan sekolah dasar atau bahkan tidak tamat sekolah dasar.
"Meskipun angka tersebut terus mengalami peningkatan secara konsisten, namun gambaran statistik itu mengisyaratkan masih banyak yang harus dilakukan untuk meningkatkan angka partisipasi," katanya dalam pertukaran nota kesepahaman antara Universitas Terbuka (UT) dengan Universitas Perwira Purbalingga (Unperba) pada Jumat (8/4).
Bamsoet yang juga Ketua Pembina Yayasan Perguruan Karya Bhakti menuturkan pemerataan akses pendidikan sangat penting.
Khususnya pemerataan akses pendidikan tinggi. Dia mengatakan negara mengamanatkan bahwa pendidikan tinggi harus dapat dijangkau dan diakses oleh masyarakat seluas-luasnya. Politisi Partai Golkar itu mengatakan perguruan tinggi bukan menjadi barang eksklusif yang hanya dapat dinikmati oleh sebagian kelompok masyarakat.
"Karena pada prinsipnya, hak untuk mendapatkan pendidikan adalah hak setiap warga negara yang dijamin dan dilindungi oleh Konstitusi," kata Bamsoet.
Sebagaimana ditekankan dalam Pasal 28 C ayat 1, Pasal 28 E ayat 1, dan Pasal 31 ayat 1 UUD Tahun 1945. Bamsoet apresiasi kerjasama UT dan Universitas Perwira Purbalingga. Khususnya dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk memperluas layanan pendidikan tinggi.
Dalam kesempatan yang sama Rektor UT Ojat Darojat mengatakan kerja sama itu dalam rangka kegiatan akademik maupun operasional. Dia mengatakan UT dibesarkan melalui kemitraan resource sharinf untuk efisiensi biaya kuliah. "Jumlah mahasiswa dan jumlah alumni yang sangat besar, meningkatkan layanan secara massif," katanya.
Ojat menuturkan dalam suasana pandemi semua perguruan tinggi diselenggarakan secara virtual. Untuk itu UT hadir menjembatani dengan membantu masyarakat dan mahasiswa untuk mengkases bahan ajar atau perkuliahan virtual. Perkuliahan virtual atau digital juga bisa memperluas akses masyarakat menempuh pendidikan tinggi. Sehingga angka partisipasi pendidikan tinggi bisa terus ditingkatkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022