
Ilustrasi peserta tengah mengikuti SKD CPNS.
JawaPos.com - Pada pengadaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), panitia penyelenggara mengingatkan secara tegas soal kecurangan yang dilakukan oknum peserta.
Pasalnya, pada tes seleksi CPNS sebelumnya, masih ditemukan beberapa ke urangan yang terjadi dilakukan oleh oknum peserta CPNS.
Hal ini pun menjadi kewaspadaan bagi penyelenggara untuk menghadapi tindak kecurangan yang dilakukan oknum peserta saat mengikuti seleksi CPNS.
Beberapa bentuk tindakan curang yang ditemukan dalam seleksi CPNS antara lain menggunakan jasa joki, remote access, hingga manipulasi nilai.
Bagi peserta seleksi CPNS yang nekat berbuat curang, sanksi berat sudah menanti apabila ketahuan dan terbukti melanggar Undang-Undang.
Berikut informasi mengenai sanksi yang diberikan untuk peserta seleksi CPNS yang kedapatan berbuat curang.
1. Menggunakan jasa joki
Menggunakan jasa orang lain untuk mengerjakan tes dengan membayar sejumlah uang sempat beberapa kali ditemukan dalam seleksi CPNS.
Dilansir dari hukumonline.com, tindakan perjokian ini mengandung unsur pidana berupa tindak pemalsuan sesuai Pasal 55 dan Pasal 263 KUHP.
Ancaman pidana yang menanti bagi pelanggarnya adalah enam tahun penjara.
Selain ancaman pidana, Nomor Induk Kependudukan (NIK) peserta yang terbukti menggunakan jasa joki akan diblokir sehingga tidak dapat mengikuti seleksi CPNS di tahun-tahun mendatang.
Untuk mengantisipasi terjadinya tindakan perjokian, seleksi CPNS dilakukan seketat mungkin terutama di tahap verifikasi peserta.
2. Memanfaatkan remote access
Aplikasi remote access dapat digunakan untuk mengakses komputer peserta CPNS dari jarak jauh untuk membantunya mengerjakan tes seleksi.
Jika terbukti melakukan kecurangan, peserta CPNS tidak hanya akan didiskualifikasi, namun juga masuk dalam daftar blacklist seumur hidup.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
