JawaPos.com - PP Muhammadiyah memberikan program beasiswa dan bantuan kemanusiaan untuk Kenya. Bantuan kemanusiaan ini berupa pembangunan dua sumur bagi rakyat Republik Kenya.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mendukung program beasiswa dan bantuan kemanusiaan ini. Program ini adalah inisiatif yang baik dari organisasi masyarakat untuk membantu negara yang membutuhkan.
"Saya sangat mengapresiasi inisiatif dari lembaga-lembaga swasta seperti Muhammadiyah untuk menyediakan beasiswa kepada negara-negara yang masih membutuhkan dan masih berkembang supaya mereka bisa belajar di sini," ujar Muhadjir, Rabu (23/8).
Menurut Muhadjir, dalam melakukan kegiatan filantropi dan pemberian bantuan antar negara bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga bisa atas inisiatif organisasi masyarakat swasta seperti PP Muhammadiyah.
"Itu sangat bagus sehingga tidak semua diurus pemerintah pusat tapi oleh organisasi besar yang sudah memiliki kemampuan menyediakan beasiswa kepada mahasiswa asing sangat kita hargai dan sangat kita puji," imbuh Muhadjir.
Penyerahan beasiswa dan bantuan kemanusiaan dilakukan secara simbolik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir kepada Duta Besar Kenya untuk Republik Indonesia Galma Mukhe Boru. Penyerahan disaksikan langsung oleh Muhadjir, Ketua PP Muhammadiyah Syafiq A Mughni, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti, perwakilan Majelis/Lembaga beserta Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) yang ada di Jabodetabek.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari silaturahim Duta Besar Kenya ke PP Muhammadiyah. Sebanyak 31 mahasiswa dari Kenya akan diberikan beasiswa dan disebar ke sejumlah PTMA untuk menempuh studi sesuai disiplin yang mereka pilih. Program beasiswa pendidikan penuh beserta pembangunan sumur yang dilakukan oleh Muhammadiyah rencananya juga akan diperluas bagi negara-negara di benua Afrika seperti Somalia.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan, upaya yang dilakukan Muhammadiyah dalam memberikan program beasiswa dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Kenya merupakan perwujudan dari semboyan 'Muhammadiyah for All'.
Program beasiswa dan bantuan kemanusiaan ini, kata Haedar, untuk meningkatkan persaudaraan dan hubungan bilateral antara Indonesia dengan negara di Afrika. Selain itu juga membawa misi perluasan Internasionalisasi Muhammadiyah yang aktual dan wujud di negara-negara yang memang membutuhkan bantuan dari Persyarikatan.
"Ini semua sebagai upaya mewujdukan kehadiran Islam Berkemajuan yang rahmatan lil alamin dalam praktek nyata, bukan sekadar dalam praktik-praktik seminar saja,” tegas Haedar.