
Ilustrasi Pemilu 2019. Kokoh Praba/JawaPos.com
JawaPos.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan Aziz meminta masyarakat untuk melakukan pengecekan yang berkaitan dengan Pemilu 2019. Hal ini dikatakan Viryan setelah beredar informasi mengenai hasil penghitungan suara Pemilu 2019 di luar negeri.
"Selalu cek, cek, cek. Pastikan informasi yang diterima itu sudah melalui konfirmasi," ujar Viryan saat dihubungi, Kamis (11/4).
Viryan menambahkan, proses penghitungan suara di luar negeri saja belum dihitung. Sehingga bagaimana bisa ada hasil penghitungan suara. Proses penghitungan baru dilakkukan pada 17 April 2019.
"Bagaimana mungkin, dihitung saja belum tapi sudah muncul hasilnya," katanya.
Sebelumnya, Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari membantah proses penghitungan suara di luar negeri telah dilakukan. Pasalnya Hasyim mengatakan proses pencoblosan di luar negri baru dilakukan Senin (8/4).
Menurut Hasyim, pemungutan suara di luar negeri juga baru dilakukan empat negara, tepatnya di lima kota. Itu terdiri dari Kota Sana'a di Yaman pada 8 April 2019, Kota Panama City di Panama dan Kota Quito di Ekuador pada 9 April 2019, serta Kota Bangkok dan Songkhla di Thailand pada 10 April 2019.
"Dengan demikian kabar tentang perolehan suara pemilu luar negeri yang beredar luas adalah kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," ujar Hasyim saat dihubungi, Rabu (10/4).
Hasyim menambahkan, pelaksanaan pemilu luar negeri di empat negera itu sesuai dengan Surat Keputusan (SK) KPU Nomor 644/2019. Sementara proses penghitungan suara pemilu di luar negeri juga baru dilakukan 17 April 2019. Sehingga kabar yang beredar itu adalah hoaks, mengenai Prabowo-Sandi mendang di pemilu luar negeri.
"Bila sekarang ini beredar kabar tentang perolehan suara pemilu luar negeri dapat dipastikan hasil tersebut bukan hasil resmi atau real count," katanya.
Adapun beredar kabar mengenai hasil pemilu di luar negeri. Kabar ini tersebar melalui Facebook. Dalam pesan tersebut disampaikan data-data mengenai hasil pemilu di sejumlah negara yang hasilnya paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul.
Berikut datanya dari kabar yang beredar:
Saudi Arabia
01 : 25,6%. 02 : 65,4% suara
Yaman.
01 : 23,4% 02 : 66,6% suara
Belgia
01 : 17,1%. 02 : 82,2% suara
Jerman
01 : 12,3%. 02 : 87,7% suara
UEA.
01 : 22,7%. 02 : 61,3% suara
USA.
01 : 9,4% 02 : 89,9% suara
Ukraina.
01 : 3,4%. 02 : 96,6% suara
Papua Nugini
01 : 57,1% 02 : 42,3% suara
Taiwan
01 : 59,8% 02 : 40,2% suara
Hongkong
01 : 45,2% 02 : 46,8% suara
Korea Selatan
01 : 35,2% 02 : 64,8% suara

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
