
Mengasuh Anak Remaja (Magnific)
JawaPos.com - Mengasuh anak yang memasuki usia remaja menghadirkan tantangan tersendiri bagi orang tua.
Anak yang dahulu mudah mengikuti arahan mulai mempertanyakan aturan, menyampaikan pendapat berbeda, dan menginginkan kebebasan lebih besar.
Perubahan ini dapat memicu rasa frustrasi, terutama ketika orang tua merasa nasihat mereka tidak lagi mudah diterima.
Dikutip dari Psychology Today, orang tua perlu menyesuaikan pendekatan ketika anak beranjak remaja. Jika anak kecil cenderung mengikuti instruksi, remaja biasanya membutuhkan penjelasan dan alasan yang masuk akal.
Karena itu, pendekatan yang mengandalkan perintah semata dapat memicu perdebatan ketika anak mulai mengembangkan kemandirian.
Rasa frustrasi sering muncul ketika kenyataan tidak sesuai dengan ekspektasi. Orang tua mungkin berharap anak selalu menuruti aturan, menepati janji, atau tetap menunjukkan kedekatan seperti saat masih kecil.
Namun, remaja mulai membentuk identitas dan preferensinya sendiri. Ketika harapan orang tua tidak menyesuaikan perubahan tersebut, perilaku yang sebenarnya merupakan bagian dari proses tumbuh kembang dapat dianggap sebagai bentuk pembangkangan.
Menurut Pickhardt, frustrasi yang tidak dikelola dapat berkembang menjadi kemarahan dan membuat konflik semakin memanas.
Dalam keadaan emosional, orang tua berisiko mengucapkan kata-kata menyakitkan atau mengambil tindakan secara impulsif.
Salah satu langkah yang disarankan adalah mengambil jeda ketika perdebatan mulai meningkat, kemudian melanjutkan percakapan setelah kedua pihak lebih tenang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022