
Seminar yang digelar Komisioner Komnas Perlindungan Anak bersama Bunda Anak Autis Indonesia. (istimewa)
JawaPos.com - Pemahaman tentang autisme dan cara mendampingi anak agar tumbuh mandiri menjadi perhatian utama dalam seminar parenting mengusung tajuk Mengenal Autisme dan Penanganannya di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, belum lama ini.
Seminar yang digelar Komisioner Komnas Perlindungan Anak bersama Bunda Anak Autis Indonesia, Dr. Imaculata Umiyati, S.Pd., M.Si., tersebut diikuti puluhan peserta yang terdiri dari orang tua, guru, dan remaja putri dari wilayah setempat.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 hingga 15.00 WIB itu turut dihadiri Camat Cijeruk Moch. Sobar Masoer, S.I.P., M.Si., serta Kepala Desa Cipelang Kiki Sukiwan.
Seminar ini menjadi bagian dari kepedulian Imaculata terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK), khususnya anak dengan autisme, yang memerlukan dukungan keluarga, lingkungan pendidikan, dan masyarakat agar dapat berkembang sesuai potensinya.
Baca Juga:Fakta-Fakta Nunung: Usaha Dapat Gangguan Mistis, Berjuang Lawan Kanker, dan Disebut Pelakor
Dalam pemaparannya, Imaculata menekankan bahwa pendampingan anak autis tidak cukup hanya berfokus pada terapi. Orang tua juga perlu memahami karakteristik anak, menyusun pola pengasuhan yang sesuai, serta memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan kemandirian.
Imaculata menjelaskan, autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan kondisi perkembangan saraf yang memengaruhi komunikasi, interaksi sosial, serta pola perilaku seseorang.
Istilah spektrum menunjukkan bahwa setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda. Ada anak yang membutuhkan dukungan intensif dalam aktivitas sehari-hari, sementara anak lainnya mampu mengembangkan sejumlah keterampilan secara lebih mandiri dengan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Karena itu, orang tua dan tenaga pendidik perlu menghindari kebiasaan menyamakan kemampuan satu anak dengan anak lainnya.
'Karakteristik autisme dapat terlihat dari perbedaan respons sosial, kesulitan memahami komunikasi nonverbal, keterlambatan atau perbedaan perkembangan bahasa, hingga tantangan dalam memulai dan mempertahankan interaksi," ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Feyenoord vs AZ Alkmaar: Sama-Sama Produktif, Laga Berpotensi Imbang
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Surabaya Panas! Keringat Penjahit, Kipas Angin Laris, dan Tagihan Listrik Bengkak
Prediksi Skor Barcelona vs Getafe di Liga Spanyol: Blaugrana Pesta Gol di Camp Nou
Prediksi Susunan Pemain Como vs AS Roma: Fabregas Siapkan Taktik Subbuteo
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022