
seseorang yang mempertahankan hubungan erat dengan anak-anak./Freepik/jcomp
JawaPos.com - Hubungan antara orang tua dan anak tidak berhenti ketika anak beranjak dewasa. Justru, fase ini adalah salah satu tahap paling menantang sekaligus penting.
Anak-anak yang sudah dewasa memiliki kehidupan, pilihan, dan identitas mereka sendiri. Jika orang tua tidak mampu menyesuaikan diri, hubungan yang dulunya hangat bisa berubah menjadi kaku, jauh, bahkan renggang.
Mempertahankan kedekatan dengan anak yang sudah dewasa bukan tentang mengontrol mereka, melainkan tentang membangun hubungan baru yang didasari rasa saling menghormati. Sayangnya, banyak orang tua tanpa sadar melakukan hal-hal yang justru merusak hubungan tersebut.
Dilansir dari Expert Editor pada Senin (20/4), jika Anda ingin tetap dekat dengan anak-anak Anda yang sudah dewasa, mungkin sudah saatnya berhenti melakukan enam hal berikut ini.
1. Berhenti Mengontrol Kehidupan Mereka
Saat anak masih kecil, mengontrol adalah bagian dari tanggung jawab orang tua. Namun ketika mereka sudah dewasa, kontrol yang berlebihan justru terasa mengekang.
Mengatur pilihan karier, pasangan hidup, cara mengasuh anak, bahkan keputusan kecil sehari-hari bisa membuat mereka merasa tidak dipercaya. Alih-alih mendekat, mereka justru akan menjaga jarak agar bisa bernapas lebih lega.
Yang mereka butuhkan sekarang bukanlah kontrol, melainkan dukungan. Biarkan mereka membuat keputusan sendiri, termasuk kesalahan mereka. Peran Anda adalah menjadi tempat mereka kembali, bukan pihak yang menentukan jalan hidup mereka.
2. Berhenti Memberi Nasihat Tanpa Diminta
Banyak orang tua merasa bahwa pengalaman hidup mereka memberi hak untuk terus menasihati. Namun bagi anak yang sudah dewasa, nasihat yang tidak diminta sering kali terasa seperti kritik terselubung.
Kalimat seperti:
“Dulu Ibu juga pernah mengalami hal seperti itu…”
“Seharusnya kamu lakukan ini…”
meskipun niatnya baik, bisa membuat mereka merasa diremehkan atau tidak dipercaya.
Cobalah mengubah pendekatan. Tanyakan terlebih dahulu:
“Kamu ingin pendapatku atau hanya ingin didengarkan?”

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
