
Ilustrasi orang tua yang mengajarkan anak disiplin. (Pexels/Gustavo Fring)
JawaPos.com - Di tengah perkembangan zaman yang serba modern dan serba cepat, pola asuh anak pun ikut mengalami perubahan.
Banyak metode parenting baru bermunculan dengan pendekatan yang lebih ilmiah dan berbasis teknologi.
Namun menariknya, di balik semua kemajuan tersebut, ada sejumlah kebiasaan “kuno” yang justru terbukti tetap relevan dan efektif dalam membesarkan anak-anak menjadi pribadi yang sukses di masa depan.
Kebiasaan-kebiasaan ini mungkin terlihat sederhana, bahkan terkesan tradisional.
Namun dalam perspektif psikologi dan ilmu parenting, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya memiliki dampak besar terhadap pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kemampuan anak dalam menghadapi kehidupan.
Sering kali, orang tua modern justru melupakan prinsip-prinsip dasar ini karena dianggap sudah tidak sesuai dengan zaman.
Padahal, justru di situlah letak kekuatannya, karena nilai-nilai tersebut bersifat universal dan telah terbukti bertahan lintas generasi.
Dilansir dari laman Your Tango, berikut adalah 6 kebiasaan 'kuno' yang ternyata dapat membantu orang tua sukses membesarkan anak-anak di masa depan.
1. Mengajarkan Disiplin Sejak Dini
Kebiasaan disiplin mungkin terdengar klasik, tetapi dampaknya sangat besar. Orang tua di masa lalu cenderung lebih tegas dalam menetapkan aturan, seperti waktu tidur, waktu belajar, dan tanggung jawab sehari-hari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022