Kecerdasan emosional ditunjukkan melalui kemampuan mengenali emosi, mengelola stres, dan membangun hubungan sosial yang sehat
JawaPos.com – Masa remaja dikenal sebagai fase transisi yang penuh tantangan, terutama dalam hal mengelola emosi.
Ahli psikologi menegaskan bahwa memahami dinamika emosi remaja merupakan langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang mereka.
Menurut penelitian dari University of Otago (2023), perubahan besar pada otak remaja, khususnya di bagian prefrontal cortex dan sistem limbik, menjadi faktor utama yang memengaruhi cara mereka mengekspresikan perasaan.
Hal ini membuat remaja cenderung lebih impulsif, emosional, dan terkadang sulit mengendalikan diri.
Mengapa emosi remaja penting untuk dipahami?
American Psychological Association (APA) menyebutkan bahwa emosi yang tidak terkelola dengan baik dapat berdampak pada prestasi akademik, hubungan sosial, hingga kesehatan mental jangka panjang.
Sebaliknya, remaja yang memiliki keterampilan regulasi emosi akan lebih siap menghadapi stres, lebih percaya diri, dan memiliki hubungan sosial yang sehat.
Lisa Damour, psikolog klinis sekaligus penulis buku mengenai kesehatan mental remaja, dalam forum TED (2022) menyampaikan bahwa gejolak emosi remaja sebenarnya adalah bagian normal dari perkembangan.
Tantangannya adalah bagaimana orang dewasa di sekitar mereka bisa menjadi “jembatan” untuk membantu memahami dan menyalurkan emosi dengan cara yang sehat.
Sementara itu, penelitian yang dipublikasikan oleh Stanford Children’s Health menekankan bahwa otak remaja terus berkembang hingga usia 25 tahun.
Proses ini memengaruhi cara berpikir, membuat keputusan, hingga kemampuan menahan dorongan. Inilah yang sering kali membuat remaja lebih emosional dan cepat bereaksi dibandingkan orang dewasa.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
