
Kediaman remaja 19 tahun yang meninggal dunia usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh oknum perguruan silat. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Nasib malang dialami Thomqs Julianus Kristianto. Remaja 19 tahun asal Manukan Kulon, Tandes, Surabaya ini meninggal dunia usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh oknum perguruan silat.
Kakek korban, Margono, mengenang momen terakhir bersama cucunya sebelum meninggal dunia. Thomas menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
Kakek 88 tahun tersebut bercerita peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu malam (30/5). Saat berpamitan. Saat itu, Thomas hanya menyampaikan bahwa dirinya hendak keluar sebentar bersama seorang teman.
"Pamitannya ke saya mau keluar sebentar. Keluar itu kok enggak pulang-pulang. Tahu-tahu temannya ke sini mengabarkan Thomas ada di dokter Danu," ujar Margono kepada awak media di Surabaya, Jumat (5/6).
Kekhawatiran keluarga muncul ketika Thomas tidak kunjung pulang hingga larut malam. Tak lama kemudian, seorang teman datang ke rumah dan memberi kabar bahwa Thomas berada di sebuah klinik.
Saat keluarga menyusul, Thomas ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan luka parah di bagian kepala. "Sudah nggak sadar, darahnya keluar dari kepalanya," imbuhnya dengan nada lirih, menahan tangis.
Thomas awalnya dirawat di RS bersalin. Karena kondisinya yang parah dan membutuhkan tindakan medis yang lebih canggih, remaja tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo, Surabaya.
Sayangnya, nyawa Thomas tidak tertolong meski trlsh menjalani beberapa operasi darurat. "Cucu saya dinyatakan meninggal setelah dioperasi pagi tadi sekitar jam 05.00 WIB," ucap Margono.
Ia menyebut dari cerita beberapa orang di kampungnya, dugaan penganiayaan terjadi di sekitar SMA Negeri 11 Surabaya, tempat korban menimba ilmu. "Katanya di belakang SMA 11 situ loh, ada warung apa itu," lanjutnya.
Saat ini, jenazah Thomas tengah menjalani proses autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya. Pihak keluarga tak ingin berspekulasi mengenai kabar yang beredar dan menunggu hasil penyelidikan polisi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022