Ilustrasi: Anak belajar dengan gadget mereka. (Freepik).
JawaPos.com - Setiap anak memiliki cara unik dalam menyerap informasi dan memahami pelajaran. Mengetahui gaya belajar anak sangat penting bagi orang tua agar bisa memberikan dukungan yang tepat sesuai dengan kebutuhan mereka.
Dengan pendekatan yang sesuai, proses belajar tidak hanya menjadi lebih mudah dipahami oleh anak. Tetapi juga terasa menyenangkan dan membangun rasa percaya diri mereka dalam menggali potensi diri.
Secara umum, terdapat empat tipe gaya belajar anak yang perlu dipahami oleh orang tua. Yakni visual, auditori, kinestetik, dan verbal. Masing-masing gaya belajar ini memiliki karakteristik serta cara dukungan yang berbeda.
Dengan mengenali dan menyesuaikan gaya belajar anak, orang tua tidak hanya membantu anak lebih mudah memahami pelajaran, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan.
Berikut penjelasan singkat tentang keempat gaya tersebut dan bagaimana orang tua dapat menyesuaikan pendekatan mereka di rumah, seperti dirangkum dari website bimbel Bintang Pelajar.
1. Visual: Belajar dengan Melihat
Anak dengan gaya belajar visual lebih cepat memahami informasi lewat tampilan gambar atau visualisasi. Mereka cenderung tertarik pada ilustrasi, warna, grafik, dan simbol.
Biasanya, anak-anak ini lebih mudah mengingat sesuatu yang dilihat ketimbang yang didengar.
Untuk menunjang pembelajaran mereka, orang tua bisa menyediakan buku bergambar, menggunakan warna pada catatan, atau memperlihatkan video edukatif yang menarik.
2. Auditori: Belajar lewat Pendengaran
Jika anak lebih mudah memahami saat mendengarkan penjelasan, musik, atau cerita, kemungkinan besar mereka memiliki gaya belajar auditori.
Anak-anak ini suka berdiskusi, menyukai lagu, dan terkadang membaca dengan suara keras untuk membantu pemahaman. Dukungan yang bisa diberikan meliputi membacakan buku, menggunakan rekaman suara, atau menciptakan lagu-lagu sederhana untuk menghafal pelajaran.
3. Kinestetik: Belajar lewat Gerakan dan Praktik Langsung
Anak dengan gaya belajar kinestetik cenderung aktif dan sulit duduk diam dalam waktu lama. Mereka lebih mudah menyerap informasi melalui gerakan fisik, sentuhan, dan kegiatan langsung seperti eksperimen atau membuat proyek.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
