Tips Membatasi Penggunaan Gadget Pada Anak (Pexels)
JawaPos.com – Satu dari sekian kendala orang tua dalam mengasuh anak adalah memisahkan buah hati dari penggunaan gawai atau gadget berlebihan. Semakin dibiarkan, mereka akan susah lepas dan kecanduan bermain dengan benda tersebut.
Dilansir dari Psychology Today, sebuah buku dari Adam Alter berjudul Irresistible menjelaskan alasan di balik aktivitas gadget seperti video pendek, game, dan media sosial membuat penggunanya sulit melepaskan diri.
Kegiatan berbasis layer dirancang untuk memberikan umpan balik yang bervariasi, mudah diakses, dan tak memiliki tanda henti yang jelas. Aktivitas layar pun menyuguhkan tujuan artifisial dan cliffhanger atau bikin penasaran.
Lalu, apakah sesulit itu untuk memisahkan sejenak anak dari gawai mereka? Ikuti tips berikut dari lama Psychology Today yang ditulis oleh Randy Kulman, Ph.D., seorang psikologi klinis anak.
Tips pertama untuk membatasi penggunaan gadget pada anak, dimulai dari contoh lingkungan terdekat alias keluarga. Randy Kulman menyarankan agar orang tua membuat rutinitas aktivitas non layar.
Entah itu jalan-jalan ke alam terbuka, berenang, bermain board game, dan lain-lain. Dengan hadirnya rutinitas tersebut, anak akan terbiasa pada pola bermain yang sehat atau seimbang antara permainan digital dan aktivitas di dunia nyata.
Maksud dari poin adalah, orang tua harus berusaha menjadikan media digital sebagai jembatan menuju aktivitas non layar.
Contohnya saja, orang tua memperkenalkan anak pada game olahraga dengan tujuan menumbuhkan minat mereka terhadap olahraga.
Kemudian ketika minat mereka sudah tumbuh, berikan pengertian betapa jauh lebih seru melakukan aktivitas fisik di dunia nyata. Lakukan juga hal serupa terkait bidang lain seperti travelling dan lain-lain.
Terlalu keras kepada anak dalam melarang mereka menggunakan gadget pun tidak akan berdampak baik.
Berikan kelonggaran pada situasi tertentu, seperti misalnya saat melakukan perjalanan jauh atau sedang menunggu di ruang dokter.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
