
Ilustrasi cara mendukung anak-anak sebelum kembali ke sekolah (pressfoto/freepik.com)
JawaPos.com - Momen anak-anak kembali ke sekolah setelah libur panjang sering kali menjadi masa transisi yang penuh tantangan, baik bagi si kecil maupun orang tua. Dalam membantu proses adaptasi ini berjalan lancar, peran orang tua sangatlah penting. Ada banyak hal yang bisa dilakukan orang tua demi mendukung anak secara fisik, emosional, hingga mental sebelum mereka kembali duduk di bangku sekolah.
Mulai dari membangun rutinitas yang sehat sampai menciptakan suasana rumah yang mendukung proses belajar, semua akan diulas secara lengkap dan dengan pendekatan yang humanis. Dikutip dari Calm, cara mendukung anak-anak sebelum kembali ke sekolah yang bisa dipraktikkan oleh orang tua.
1. Tetapkan rutinitas
Menjelang dimulainya kembali aktivitas sekolah, orang tua perlu memulai dalam membantu anak beradaptasi dengan ritme harian yang baru. Salah satu cara paling efektif adalah dengan secara perlahan mengatur ulang rutinitas tidur dan bangun mereka.
Lakukan ini sekitar satu hingga dua minggu sebelum sekolah dimulai agar tubuh dan pikiran anak terbiasa dengan pola waktu yang akan mereka hadapi. Dengan begitu, mereka tidak akan merasa terlalu kaget ketika harus bangun lebih pagi. Tak hanya soal jam tidur, orang tua juga disarankan guna menciptakan rutinitas pagi yang konsisten.
Mulailah dengan hal-hal sederhana namun penting seperti waktu sarapan, berpakaian, hingga menyelesaikan tugas-tugas kecil sebelum berangkat. Rutinitas yang jelas dan terstruktur akan memberikan anak rasa aman dan stabil, terutama di masa transisi yang penuh perubahan seperti ini.
2. Komunikasi secara terbuka
Memasuki sekolah baru atau naik ke jenjang kelas yang berbeda bisa menjadi momen yang menegangkan bagi anak. Dalam mengurangi kecemasan, orang tua dapat mulai mengenalkan lingkungan sekolah sejak awal. Ajak anak mengunjungi sekolah, melihat ruang kelas, dan apabila memungkinkan, maka temui gurunya bersama-sama.
Kenalkan juga perubahan rutinitas atau tanggung jawab baru dengan cara yang positif agar anak merasa lebih siap secara mental. Dengan pendekatan yang hangat dan suportif, kamu dapat membantu anak menghadapi transisi ini dengan lebih percaya diri dan nyaman.
3. Bersiap untuk pengalaman baru
Menjelang kembalinya anak ke sekolah, wajar apabila mereka merasa campuran antara semangat dan gugup. Di sinilah peran orang tua menjadi penting membantu mereka memahami dan mengelola emosi tersebut. Ajak anak berbicara secara terbuka mengenai apa yang mereka rasakan. Tanyakan hal-hal yang mereka tunggu-tunggu dan apa yang membuat mereka khawatir.
Dengan mendengarkan tanpa menghakimi dan memberi dukungan emosional, kamu membantu mereka merasa dimengerti dan tidak sendirian. Percakapan sederhana namun penuh empati seperti ini bisa memperkuat rasa aman dan percaya diri anak. Jadikan komunikasi ini bagian dari rutinitas harian, supaya mereka merasa nyaman berbagi dan lebih siap menghadapi hari-hari di sekolah.
4. Dorong koneksi sosial
Menurut laporan dari Dokter Bedah Umum AS, hubungan sosial yang kuat mampu menjadi peredam stres alami dan berperan besar dalam mendukung kesehatan mental. Inilah mengapa penting bagi orang tua guna membantu anak menjalin kembali koneksi sosial menjelang dimulainya tahun ajaran baru.
Cobalah atur waktu bermain atau temu kangen santai bersama teman-teman sekolah mereka baik secara langsung maupun virtual. Interaksi ini bisa membantu anak merasa lebih rileks dan semangat untuk kembali ke rutinitas sekolah. Jika anak akan bersekolah di lingkungan baru, maka kamu juga bisa terlibat dalam kegiatan komunitas seperti bergabung dengan kelompok orang tua-murid atau forum sekolah.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
