Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Desember 2025 | 05.44 WIB

Orang Tua yang Memiliki Ikatan Erat Dengan Anak-Anak Mereka yang Sudah Dewasa Biasanya Menunjukkan 7 Perilaku Ini

ilustrasi orang tua yang memiliki ikatan erat dengan anak-anak mereka yang sudah dewasa (Geediting) - Image

ilustrasi orang tua yang memiliki ikatan erat dengan anak-anak mereka yang sudah dewasa (Geediting)

JawaPos.com - Hubungan antara orang tua dan anak sering kali mengalami perubahan seiring bertambahnya usia.

Saat anak tumbuh dewasa, dinamika yang dulu penuh arahan perlahan bergeser menjadi relasi yang menuntut saling pengertian dan penghormatan.

Menariknya, tidak semua orang tua mengalami jarak dengan anak-anak mereka di usia dewasa.

Dilansir dari laman Geediting, Minggu (27/12), orang tua yang tetap memiliki ikatan kuat dengan anak-anak dewasa mereka biasanya menunjukkan sejumlah perilaku tertentu yang konsisten.

Perilaku inilah yang menjaga kehangatan, rasa aman, dan kedekatan emosional, bahkan ketika anak sudah memiliki kehidupan sendiri.

Berikut tujuh sikap yang paling sering terlihat.

1. Memperlakukan Anak Dewasa sebagai Pribadi yang Setara

Orang tua yang dekat dengan anak dewasa mampu mengubah perannya dari sosok otoritas menjadi pendamping dan penasihat. Mereka tidak lagi mendikte, melainkan berdiskusi.

Anak diperlakukan sebagai individu dewasa yang memiliki sudut pandang, pengalaman, dan kebijaksanaan sendiri.

Perubahan ini memang tidak selalu mudah, tetapi di sinilah hubungan mulai berkembang menjadi lebih setara dan penuh rasa saling percaya.

2. Menghormati Batasan Tanpa Merasa Tersinggung

Anak dewasa kerap menetapkan batas, baik soal waktu, privasi, maupun topik pembicaraan. Orang tua yang bijak memahami bahwa batasan bukan bentuk penolakan, melainkan cara menjaga hubungan tetap sehat.

Alih-alih tersinggung, mereka menyadari bahwa menghormati batas justru membuat anak merasa aman dan nyaman untuk tetap dekat.

3. Menunjukkan Ketertarikan yang Tulus Tanpa Terlalu Mencampuri

Ada perbedaan besar antara peduli dan terlalu ingin tahu. Orang tua yang memiliki hubungan dekat biasanya menunjukkan rasa ingin tahu yang tulus, mengajukan pertanyaan terbuka, lalu benar-benar mendengarkan jawabannya.

Mereka tidak memaksa anak untuk berbagi hal-hal yang belum siap diceritakan. Rasa aman inilah yang membuat anak dewasa justru lebih terbuka dengan sendirinya.

4. Berani Mengakui Kesalahan dan Meminta Maaf

Salah satu sikap paling langka namun sangat berdampak adalah kesediaan orang tua untuk mengakui kesalahan.

Orang tua yang mampu berkata, “Aku salah, dan aku minta maaf,” menunjukkan kerendahan hati dan rasa hormat pada anaknya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore