Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 September 2025 | 15.03 WIB

8 Frasa yang Sering Dikatakan Orang Tua Egois Secara Emosional: Berani Mengulangi untuk Buah Hati?

Ilustrasi frasa yang sering digunakan orangtua egois. Freepik - Image

Ilustrasi frasa yang sering digunakan orangtua egois. Freepik

JawaPos.com - Tumbuh besar dengan orangtua yang egois secara emosional tidaklah mudah, dan apa yang mereka katakan dapat tertanam dalam pikiran kita selama bertahun-tahun.

Namun, memahami dampak dari kata-kata dan tindakan mereka adalah langkah pertama menuju penyembuhan dan pemulihan harga diri. 

Intinya adalah mengenali polanya, memutus siklusnya, dan membangun hubungan yang lebih sehat untuk ke depannya.

Dilansir dari Geediting, frasa-frasa ini tidak mendefinisikan Anda. Frasa-frasa ini mencerminkan kondisi emosional orang tua Anda, bukan nilai atau potensi Anda. 

Kalau orang tuamu membentakmu, kamu tahu mereka kesal. Kalau mereka memelukmu, kamu tahu mereka senang. Begitulah cara kami menafsirkan emosi dasar orang tua.

Namun, situasinya bisa menjadi sedikit lebih rumit ketika berhadapan dengan orang tua yang egois secara emosional. 

Orang tua seperti ini bisa saja mengatakan hal-hal yang akan terus Anda ingat bahkan setelah Anda dewasa.

Beberapa di antara kita lebih terpengaruh daripada yang lain, sering kali karena orang tua kita menunjukkan serangkaian perilaku tertentu.

Di bawah ini, kita akan mempelajari 8 hal umum yang diucapkan orang tua yang egois secara emosional yang dapat membekas dalam ingatan Anda, membentuk kehidupan dewasa Anda dengan cara yang kurang positif. 

Dengan memahaminya dapat membantu kita semua menjadi komunikator yang lebih baik dan orang yang lebih berempati. 

Lagi pula, kata-kata yang kita dengar selama tahun-tahun pembentukan diri kita memiliki pengaruh besar pada cara kita melihat diri sendiri dan dunia di sekitar kita.

1. Saya Sudah Melakukan yang Terbaik

Ini adalah ungkapan klasik di antara orang tua yang egois secara emosional. Frasa ini dimaksudkan untuk membebaskan mereka dari tanggung jawab apa pun. 

Hal ini untuk membuat Anda merasa bersalah karena mempertanyakan metode pengasuhan mereka.

Tapi inilah intinya, hal itu melekat dalam ingatan Anda. Dan itu membuat Anda bertanya-tanya apakah Anda terlalu keras, apakah perasaan Anda valid. 

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore