Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 September 2025 | 07.25 WIB

5 Cara Menerapkan Playful Parenting untuk Membuat Hubungan Anak Lebih Dekat dan Berkualitas di Rumah​

Ilustrasi playful parenting (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi playful parenting (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Menjadi orang tua tidak hanya soal memberi makan, pakaian, dan pendidikan, melainkan juga menghadirkan kedekatan emosional yang bermakna bagi anak.

Salah satu pendekatan yang kini banyak dianjurkan adalah playful parenting, yaitu gaya pengasuhan yang mengutamakan interaksi penuh keceriaan, permainan, serta komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak.

Playful parenting diyakini mampu membuat anak merasa lebih dicintai sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri mereka. Melansir dari laman Lactoclub, orang tua yang melibatkan diri dalam permainan anak dapat memperkuat bonding sekaligus membantu perkembangan emosi dan sosial anak secara lebih optimal.

Tidak hanya itu, pendekatan ini juga menjadi cara efektif untuk meminimalisir konflik kecil sehari-hari yang sering muncul di rumah. Dengan mengubah momen menegur menjadi momen bermain, anak merasa lebih mudah menerima arahan tanpa merasa tertekan.

Berikut adalah 5 cara menerapkan playful parenting yang bisa dilakukan orang tua agar lebih dekat dengan anak:

1. Libatkan permainan dalam rutinitas sehari-hari

Halodoc menyebutkan bahwa orang tua dapat menciptakan aktivitas menyenangkan, misalnya membuat lomba kecil saat membereskan mainan atau menggunakan cerita imajinatif ketika mengajarkan disiplin. Cara ini membuat anak lebih antusias sekaligus merasa bahwa belajar bisa dilakukan dengan gembira.

2. Gunakan humor dan tawa untuk mencairkan suasana

Menurut Lactoclub, humor sederhana saat anak rewel atau sulit diatur bisa membantu mereka lebih mudah mengelola emosi. Selain itu, tawa bersama juga menjadi jembatan emosional yang menghangatkan hubungan orang tua dan anak.

3. Luangkan waktu khusus tanpa gangguan gadget

Halodoc menekankan pentingnya kehadiran penuh orang tua, meski hanya dalam aktivitas sederhana. Anak akan lebih merasa diperhatikan jika orang tua benar-benar hadir dan fokus pada momen kebersamaan.

4. Biarkan anak mengekspresikan dirinya

Anak yang diberi ruang untuk berekspresi dalam suasana menyenangkan cenderung lebih percaya diri. Lansiran tersebut juga menambahkan bahwa kebebasan berekspresi dalam pola asuh yang hangat akan memperkuat komunikasi anak dengan orang tua.

5. Jadikan permainan sebagai sarana kedekatan

Lactoclub menyebutkan bahwa bermain bersama tidak hanya bermanfaat bagi anak, tetapi juga membantu orang tua merasa lebih rileks. Dengan begitu, permainan bisa menjadi cara melepas stres sekaligus memperkuat ikatan emosional keluarga.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore