
seseorang yang lebih cocok menjadi pemimpin
JawaPos.com - Banyak orang tua ingin dicintai dan dihormati oleh anak-anaknya.
Tapi tanpa disadari, dalam usaha menanamkan disiplin, mereka malah menanamkan ketakutan.
Bukan karena mereka kasar secara fisik atau berteriak terus-menerus, tapi karena kata-kata yang terdengar sepele namun menyimpan tekanan psikologis yang dalam.
Dalam dunia psikologi perkembangan anak, ada perbedaan besar antara anak yang menghormati karena cinta dan anak yang patuh karena takut.
Dan sering kali, perbedaan itu ditentukan oleh cara kita berkomunikasi dengan mereka setiap hari.
Dilansir dari Small Biz Technology pada Minggu (27/4), terdapat tujuh frasa halus yang tanpa Anda sadari bisa membuat anak takut pada Anda—bukan mencintai Anda—beserta penjelasan psikologis di baliknya.
1. “Mama/Papa kecewa banget sama kamu.”
Frasa ini sering digunakan untuk menunjukkan bahwa perilaku anak tidak sesuai harapan.
Namun, dalam dunia psikologi, pernyataan ini bisa menyebabkan guilt-based parenting, yakni membuat anak merasa bersalah sebagai cara untuk mengontrol perilakunya.
Dampaknya: Anak akan tumbuh dengan perasaan bahwa cinta orang tuanya bersyarat.
Mereka takut membuat kesalahan, bukan karena ingin jadi lebih baik, tapi karena takut kehilangan kasih sayang Anda.
2. “Jangan lebay, itu bukan masalah besar.”
Ini adalah bentuk dari emotional invalidation—menyangkal perasaan anak.
Meskipun niatnya untuk menenangkan, frasa ini justru membuat anak merasa bahwa perasaannya tidak penting.
Dampaknya: Anak belajar untuk menyembunyikan emosi, bukan karena mereka kuat, tapi karena mereka takut diremehkan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
