
Ilustrasi seseorang yang bersahabat dengan anak
JawaPos.com - Banyak orang tua ingin memiliki hubungan yang akrab dan hangat dengan anak-anak mereka, bahkan setelah anak-anak itu tumbuh dewasa.
Namun, kenyataannya tidak semua hubungan orang tua dan anak berjalan mulus seiring berjalannya waktu.
Hubungan yang sehat tidak terjadi begitu saja ia dibangun dari interaksi sehari-hari, terutama ketika anak masih kecil dan sangat dipengaruhi oleh bagaimana orang tua memperlakukan mereka.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (18/4), menurut psikologi, ada beberapa perilaku yang tampaknya "kecil" tetapi justru berdampak besar terhadap dinamika jangka panjang antara orang tua dan anak.
Jika Anda ingin hubungan Anda dengan anak menjadi lebih akrab, terbuka, dan bersahabat seiring bertambahnya usia mereka, inilah saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal pada tujuh perilaku ini:
1. Mengontrol Segala Sesuatu
Mengendalikan setiap aspek kehidupan anak—mulai dari pakaian, teman, hobi, hingga pilihan hidup mereka—mungkin terasa seperti bentuk perhatian, tapi bagi anak, ini bisa terasa seperti pengekangan.
Psikologi berbicara: Anak yang tumbuh dengan orang tua yang terlalu mengontrol cenderung mengalami kesulitan dalam mengembangkan rasa otonomi dan kepercayaan diri.
Ketika mereka dewasa, mereka mungkin menjauh untuk mendapatkan kebebasan yang tidak mereka rasakan sejak kecil.
Gantilah kontrol dengan kepercayaan.
Biarkan anak membuat keputusan, dan dampingi mereka sebagai pembimbing, bukan penguasa.
2. Mengabaikan Emosi Anak
Ketika anak sedih, marah, atau kecewa, banyak orang tua merespons dengan kalimat seperti, "Jangan lebay!" atau "Udah, itu bukan masalah besar."
Padahal menurut psikologi, validasi emosi sangat penting bagi perkembangan hubungan yang sehat.
Anak yang merasa emosinya diabaikan akan merasa tidak dipahami—dan jarang membuka diri di kemudian hari.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
