
seseorang yang dibanggakan oleh pasangannya / foto: Magnific/The Yuri Arcurs Collection
JawaPos.com - Setiap orang ingin merasa dihargai dalam hubungan. Bukan hanya dicintai secara pribadi, tetapi juga dihormati dan dibanggakan di depan orang lain. Ketika pasangan dengan antusias menceritakan tentang Anda kepada teman-temannya—tentang sifat Anda, cara Anda memperlakukannya, atau bagaimana Anda mendukung hidupnya—itu adalah tanda bahwa hubungan tersebut memberi rasa aman dan kebanggaan emosional.
Namun, kebanggaan dalam hubungan tidak muncul begitu saja. Psikologi hubungan menunjukkan bahwa rasa hormat dan kekaguman dibangun dari kebiasaan sehari-hari. Kadang bukan karena kurang cinta, melainkan karena perilaku kecil yang perlahan mengikis kenyamanan emosional pasangan.
Banyak orang tidak sadar bahwa beberapa sikap yang terlihat sepele justru membuat pasangan enggan membicarakan hubungan mereka secara positif kepada orang lain. Mereka mungkin tetap bertahan, tetap sayang, tetapi kehilangan rasa bangga.
Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (16/5), jika Anda ingin pasangan Anda merasa beruntung bersama Anda dan dengan senang hati membicarakan Anda kepada teman-temannya, ada beberapa perilaku yang perlu ditinggalkan mulai sekarang.
1. Terlalu Sering Meremehkan Perasaan Pasangan
Salah satu perilaku paling merusak dalam hubungan adalah membuat pasangan merasa emosinya tidak penting.
Kalimat seperti:
“Kamu terlalu sensitif.”
“Ah, gitu aja dipikirin.”
“Lebay banget sih.”
mungkin terdengar ringan, tetapi dampaknya besar. Psikologi menyebut perilaku ini sebagai emotional invalidation, yaitu ketika seseorang merasa emosinya ditolak atau diremehkan.
Saat pasangan merasa tidak didengar, mereka perlahan berhenti terbuka. Hubungan menjadi dingin bukan karena kurang cinta, melainkan karena tidak ada ruang aman untuk merasa dimengerti.
Sebaliknya, orang yang mampu memvalidasi perasaan pasangan biasanya lebih dihormati. Bahkan ketika tidak setuju, mereka tetap mencoba memahami.
Contoh sederhana:
“Aku ngerti kenapa kamu kecewa.”
“Pasti capek ya ngalamin itu.”
“Aku mungkin belum sepenuhnya paham, tapi aku mau dengar.”
Respons seperti ini menciptakan koneksi emosional yang kuat. Dan hubungan yang terasa aman secara emosional adalah jenis hubungan yang paling sering dibanggakan seseorang kepada teman-temannya.
2. Selalu Ingin Menang Saat Berdebat
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022