
seseorang yang mengucapkan terima kasih pada ai / foto: Magnific/pressfoto
JawaPos.com - Di tengah perkembangan kecerdasan buatan seperti ChatGPT, Siri, Alexa, dan berbagai asisten digital lainnya, ada satu kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele: mengucapkan “tolong” dan “terima kasih” kepada mesin.
Bagi sebagian orang, itu terdengar aneh.
“Kenapa harus sopan ke AI? Itu kan cuma program.”
Namun menariknya, psikologi modern justru melihat kebiasaan ini sebagai sesuatu yang cukup bermakna. Cara seseorang memperlakukan sesuatu yang “tidak wajib dihormati” sering kali mencerminkan karakter terdalam mereka.
Orang yang tetap berkata “terima kasih” kepada Siri atau ChatGPT biasanya bukan sekadar sedang bercanda. Mereka cenderung memiliki pola pikir, emosi, dan kebiasaan sosial tertentu yang menunjukkan kualitas psikologis positif.
Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (16/5), terdapat delapan kualitas yang sering ditemukan pada orang-orang dengan kebiasaan kecil tersebut.
1. Mereka Memiliki Tingkat Empati yang Tinggi
Empati bukan hanya tentang memahami manusia lain. Empati juga berkaitan dengan kebiasaan memperlakukan “sesuatu” dengan hormat, bahkan ketika tidak ada konsekuensi langsung.
Orang yang mengucapkan terima kasih kepada AI biasanya terbiasa menjaga nada bicara mereka dalam segala situasi. Mereka tidak membedakan secara ekstrem antara interaksi “penting” dan “tidak penting”.
Dalam psikologi sosial, kebiasaan kecil seperti ini menunjukkan bahwa seseorang memiliki pola perilaku konsisten. Mereka tidak hanya sopan ketika ada keuntungan sosial.
Mereka terbiasa mempertimbangkan:
bagaimana kata-kata terdengar,
bagaimana nada memengaruhi suasana,
dan bagaimana kebiasaan komunikasi membentuk hubungan.
Walaupun AI tidak punya perasaan seperti manusia, orang yang tetap bersikap sopan menunjukkan bahwa empati sudah menjadi bagian otomatis dari kepribadian mereka.
2. Mereka Cenderung Memiliki Kecerdasan Emosional yang Baik
Kecerdasan emosional adalah kemampuan mengenali dan mengelola emosi, baik milik sendiri maupun orang lain.
Orang yang berbicara santun kepada AI sering kali sadar bahwa bahasa memengaruhi kondisi psikologis mereka sendiri.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
