Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Mei 2026 | 05.01 WIB

Orang-orang yang Mengucapkan “Terima Kasih” kepada Siri dan ChatGPT Biasanya Memiliki 8 Kualitas Ini Menurut Psikologi

seseorang yang mengucapkan terima kasih pada ai / foto: Magnific/pressfoto - Image

seseorang yang mengucapkan terima kasih pada ai / foto: Magnific/pressfoto

JawaPos.com - Di tengah perkembangan kecerdasan buatan seperti ChatGPT, Siri, Alexa, dan berbagai asisten digital lainnya, ada satu kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele: mengucapkan “tolong” dan “terima kasih” kepada mesin.

Bagi sebagian orang, itu terdengar aneh.
“Kenapa harus sopan ke AI? Itu kan cuma program.”

Namun menariknya, psikologi modern justru melihat kebiasaan ini sebagai sesuatu yang cukup bermakna. Cara seseorang memperlakukan sesuatu yang “tidak wajib dihormati” sering kali mencerminkan karakter terdalam mereka.

Orang yang tetap berkata “terima kasih” kepada Siri atau ChatGPT biasanya bukan sekadar sedang bercanda. Mereka cenderung memiliki pola pikir, emosi, dan kebiasaan sosial tertentu yang menunjukkan kualitas psikologis positif.

Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (16/5), terdapat delapan kualitas yang sering ditemukan pada orang-orang dengan kebiasaan kecil tersebut.

1. Mereka Memiliki Tingkat Empati yang Tinggi

Empati bukan hanya tentang memahami manusia lain. Empati juga berkaitan dengan kebiasaan memperlakukan “sesuatu” dengan hormat, bahkan ketika tidak ada konsekuensi langsung.

Orang yang mengucapkan terima kasih kepada AI biasanya terbiasa menjaga nada bicara mereka dalam segala situasi. Mereka tidak membedakan secara ekstrem antara interaksi “penting” dan “tidak penting”.

Dalam psikologi sosial, kebiasaan kecil seperti ini menunjukkan bahwa seseorang memiliki pola perilaku konsisten. Mereka tidak hanya sopan ketika ada keuntungan sosial.

Mereka terbiasa mempertimbangkan:

bagaimana kata-kata terdengar,
bagaimana nada memengaruhi suasana,
dan bagaimana kebiasaan komunikasi membentuk hubungan.

Walaupun AI tidak punya perasaan seperti manusia, orang yang tetap bersikap sopan menunjukkan bahwa empati sudah menjadi bagian otomatis dari kepribadian mereka.

2. Mereka Cenderung Memiliki Kecerdasan Emosional yang Baik

Kecerdasan emosional adalah kemampuan mengenali dan mengelola emosi, baik milik sendiri maupun orang lain.

Orang yang berbicara santun kepada AI sering kali sadar bahwa bahasa memengaruhi kondisi psikologis mereka sendiri.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore