Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 September 2026 | 21.17 WIB

5 Kebiasaan yang Bisa Bikin Baterai Mobil Listrik Cepat Menurun

Warga mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengsian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Cikokol, Kota Tangerang, Kamis (24/09/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Warga mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengsian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Cikokol, Kota Tangerang, Kamis (24/09/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Baterai menjadi salah satu komponen paling penting pada mobil listrik karena menjadi sumber tenaga utama kendaraan. Karena itu, menjaga kondisinya menjadi hal yang tidak boleh diabaikan, terutama bagi pemilik yang ingin menggunakan mobil listrik dalam jangka panjang.

Tanpa disadari, beberapa kebiasaan sehari-hari saat mengisi daya maupun menggunakan kendaraan dapat memberikan pengaruh terhadap kondisi baterai. Bukan berarti baterai langsung rusak, tetapi pola penggunaan tertentu secara terus-menerus dapat memengaruhi performa dan umur pakainya.

Berikut 5 kebiasaan yang bisa membuat baterai mobil listrik cepat turun!

1. Terlalu Sering Mengisi Daya sampai 100 Persen

Mengisi baterai hingga penuh memang memberikan jarak tempuh lebih jauh. Namun, untuk penggunaan sehari-hari, kamu tidak selalu perlu mengisi daya sampai 100 persen, terutama jika produsen kendaraan memiliki rekomendasi batas pengisian tertentu untuk penggunaan rutin.

Kamu bisa mengikuti panduan pengisian yang diberikan produsen mobil. Untuk perjalanan jauh, pengisian hingga kapasitas penuh bisa menjadi pilihan sesuai kebutuhan, sementara untuk penggunaan harian kamu dapat mengikuti batas yang direkomendasikan dalam buku manual kendaraan.

2. Membiarkan Baterai Terlalu Lama dalam Kondisi Sangat Rendah

Menunggu kapasitas baterai hampir habis sebelum mengisi daya juga bukan kebiasaan yang ideal jika dilakukan terus-menerus. Kondisi baterai yang sangat rendah dapat membuat kamu kesulitan mencari lokasi pengisian, terutama ketika sedang melakukan perjalanan jauh.

Karena itu, perhatikan sisa daya baterai dan rencanakan pengisian sebelum kapasitasnya terlalu rendah. Kebiasaan tersebut juga membuat penggunaan mobil lebih nyaman karena kamu tidak perlu mencari stasiun pengisian secara mendadak.

3. Terlalu Sering Mengandalkan Fast Charging

Fast charging sangat membantu ketika kamu membutuhkan pengisian daya dalam waktu singkat. Fitur tersebut terutama berguna saat melakukan perjalanan jauh atau ketika waktu pengisian sangat terbatas.

Namun, penggunaan fast charging secara terus-menerus dapat membuat baterai bekerja dalam kondisi yang berbeda dibandingkan pengisian dengan daya lebih rendah. Karena itu, gunakan pengisian cepat sesuai kebutuhan dan ikuti rekomendasi produsen mengenai metode pengisian yang sesuai.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore