
Presiden Prabowo Subianto meninjau proses produksi motor listrik di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 13 Agustus 2026. Presiden meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di Fasilitas Produksi ALVA. (ANTARA/BPMI Setpres-Muchlis Jr)
JawaPos.com - Rencana menghidupkan kembali kendaraan nasional kembali mengemuka.
Pemerintah bahkan tengah menyiapkan insentif khusus untuk mobil dan motor yang masuk kategori nasional.
Namun, menurut Pakar Otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu, membangun kendaraan nasional tidak sesederhana membuat produk, memasang merek Indonesia, lalu menjualnya ke pasar.
Persoalan sebenarnya jauh lebih mendasar: siapa yang menguasai desain, platform, software, teknologi inti, kekayaan intelektual, hingga rantai pasok kendaraan tersebut?
Yannes menilai Indonesia selama puluhan tahun sebenarnya telah membuktikan mampu menjadi basis produksi otomotif. Pabrik, pemasok, dealer, pembiayaan dan jaringan purnajual telah berkembang luas.
"Masalahnya bukan Indonesia tidak mampu membuat kendaraan, tetapi selama puluhan tahun kebijakan industri kita lebih berhasil membangun basis produksi daripada membangun kepemilikan produk," ujar Yannes kepada JawaPos.com.
Sejak pabrikan Jepang masuk secara mendalam pada 1970-an, menurut dia, industri otomotif Indonesia berkembang dengan pola yang membuat pemain global menguasai arsitektur produk, sementara pengusaha nasional lebih banyak berperan sebagai pemegang lisensi dan distributor.
Akibatnya, ukuran keberhasilan industri terlalu lama berpusat pada investasi, jumlah produksi, ekspor dan TKDN. Padahal, menurut Yannes, indikator tersebut belum cukup untuk menyebut sebuah industri benar-benar mandiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
