Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02.25 WIB

Produksi Mobil-Motor Listrik Nasional, Pakar Otomotif ITB: RI akan Dapat Keuntungan Berlapis

Seorang pekerja bekerja di pabrik perakitan mobil PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Purwakarta, Jawa Barat. (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com) - Image

Seorang pekerja bekerja di pabrik perakitan mobil PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Purwakarta, Jawa Barat. (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pakar Otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menilai bahwa Indonesia bisa mendapatkan keuntungan berlapis bila berhasil memproduksi mobil dan motor listrik nasional.

“Keuntungannya berlapis dan strategis bila dikerjakan dengan benar. Secara makro, langkah ini memperkuat kedaulatan energi dengan memangkas impor BBM yang selama ini menguras devisa dalam jumlah besar setiap tahun,” ujar Yannes, Jumat (14/8).

Secara ekonomi, kata dia, hal itu mampu mengubah cadangan nikel dari sekadar bahan mentah ekspor menjadi ekosistem baterai bernilai tambah tinggi, menyerap tenaga kerja terampil di sektor manufaktur dan komponen, serta menahan nilai tambah yang selama ini lari ke luar negeri.

“Inilah yang jika seluruh prosesnya dilakukan dengan benar dan terprogram dalam mid hingga long term berpotensi membuat Indonesia berpeluang naik kelas dari sekadar pasar menjadi pemain dalam rantai nilai global,” tambahnya.

Efek pengganda dapat terjadi bila dilakukan dengan konsisten dan kuat melalui seluruh rantai pasok dari hulu yakni manufaktur komponen kendaraan hingga industri integrator dikuasai Indonesia bahkan hingga pengguna akhir terjadi di dalam negeri akan membuat ekonomi sirkular yang membangun kemandirian industri nasional.

“Tetapi semua ini bersyarat pada satu hal, yakni kandungan lokalnya harus menukik ke komponen inti, bukan kemudian berhenti di rangka dan bodi, lalu berhenti pada sekadar menjual barang yang komponen impornya masih tetap tinggi,” katanya lagi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan mempercepat proses elektrifikasi mobilitas rakyat dalam penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di Jakarta, Jumat.

“Kita akan percepat proses elektrifikasi mobilitas rakyat. Subsidi BBM harus kita kurangi secara signifikan. Untuk itu, Pemerintah yang saya pimpin kemarin telah meluncurkan ekosistem motor listrik nasional,” katanya.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore