Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Agustus 2026 | 21.05 WIB

Leapmotor Mulai Produksi Lokal B10 dan C10 di Indonesia, Kapasitas Pabrik 34.000 Unit per Tahun

Pabrik Leapmotor di Purwakarta. (Dok. Leapmotor) - Image

Pabrik Leapmotor di Purwakarta. (Dok. Leapmotor)

JawaPos.com - Leapmotor resmi memasuki tahap baru pengembangan bisnisnya di Indonesia dengan memulai perakitan kendaraan listrik secara lokal. Dua model yang menjadi produk perdana dalam proses tersebut adalah Leapmotor B10 dan C10.

Kegiatan produksi lokal itu berlangsung di PT National Assemblers Plant 3, Purwakarta, Jawa Barat. Fasilitas tersebut menjalankan proses manufaktur dengan mengacu pada standar produksi yang diterapkan Leapmotor dan Stellantis secara global, termasuk dalam aspek kualitas, keselamatan, hingga keandalan kendaraan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Leapmotor untuk memperkuat keberadaannya di pasar Indonesia. Dengan adanya fasilitas produksi di dalam negeri, perusahaan berharap dapat memiliki rantai pasok yang lebih fleksibel sekaligus membangun fondasi bisnis kendaraan listrik untuk jangka panjang bersama Stellantis dan Indomobil.

Isaac Yeo, Managing Director Stellantis ASEAN, mengatakan bahwa Indonesia merupakan pasar dengan potensi pertumbuhan kendaraan listrik yang sangat besar di kawasan Asia Tenggara. Dimulainya perakitan lokal menjadi langkah penting bagi Leapmotor untuk semakin mendekatkan kepada konsumen Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis dan memperkuat kehadiran merek Leapmotor di kawasan ASEAN.

“Bersama Indomobil, kami bangga memulai babak baru ini melalui perakitan lokal Leapmotor C10 dan B10. Kolaborasi strategis ini akan mempercepat roadmap elektrifikasi kami di kawasan, sekaligus menempatkan Indonesia sebagai salah satu basis penting dalam mendorong perkembangan kendaraan listrik di Asia Tenggara,” kata Isaac dalam keterangannya, Sabtu (8/8).

Pabrik Leapmotor di Purwakarta Disiapkan untuk Tingkatkan Produksi

PT National Assemblers Plant 3 merupakan fasilitas yang dibangun melalui investasi Indomobil Group lewat PT National Assemblers (NA). Pabrik tersebut disiapkan untuk menangani produksi kendaraan listrik dengan penerapan standar manufaktur Leapmotor dan Stellantis.

Fasilitas yang berdiri di area seluas 158.000 meter persegi itu dilengkapi teknologi produksi modern, otomasi, serta sistem pengawasan kualitas di berbagai tahapan manufaktur. Penerapan sistem tersebut ditujukan untuk menjaga konsistensi proses produksi sekaligus memastikan kendaraan yang dihasilkan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Pada fase awal, Plant 3 mampu memproduksi hingga lima kendaraan setiap jam atau sekitar 10.000 unit dalam satu tahun. Kapasitas tersebut masih dapat ditingkatkan mengikuti perkembangan permintaan pasar.

Jika ekspansi dilakukan sesuai rencana, kapasitas produksi fasilitas ini dapat mencapai 17 unit per jam atau sekitar 34.000 kendaraan per tahun. Peningkatan tersebut antara lain akan didukung pengembangan area body shop dan paint shop.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore