
Honda Super One untuk pasar Indonesia. (Dony/JawaPos.com)
JawaPos.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi mengumumkan harga Honda Super One pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Mobil listrik berukuran kompak tersebut dipasarkan dengan harga Rp 438 juta on the road (OTR) Jakarta.
Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, menjelaskan penetapan harga tersebut telah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk status Super One yang masih didatangkan secara utuh dari Jepang.
Menurutnya, harga mobil tersebut di negara asalnya sudah berada di kisaran Rp 390 jutaan, sehingga banderol yang ditawarkan di Indonesia dinilai masih kompetitif.
Billy menegaskan Honda tidak menjadikan harga sebagai daya tarik utama Super One. Pabrikan lebih menonjolkan karakter berkendara yang menjadi ciri khas setiap model Honda.
"Sejak awal kami memposisikan Super One bukan untuk berkompetisi berdasarkan harga. Kami ingin menghadirkan kendaraan listrik dengan karakter Honda dan tetap menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan," ujarnya di GIIAS 2026.
Honda Super One dibekali baterai berkapasitas 29,6 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 274 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Untuk pengisian baterai, mobil listrik ini membutuhkan waktu sekitar 4,5 jam menggunakan pengisian AC standar, sedangkan dengan DC fast charging kapasitas baterai dapat diisi dari 30 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit.
Salah satu fitur yang menjadi nilai tambah Honda Super One adalah Honda Power Supply Connector. Perangkat ini memungkinkan mobil menyuplai listrik AC hingga 1.500 watt, sehingga dapat dimanfaatkan untuk menyalakan berbagai peralatan elektronik saat beraktivitas di luar ruangan maupun sebagai sumber listrik cadangan ketika terjadi pemadaman.
Honda menyiapkan 100 unit Super One untuk pasar Indonesia sepanjang 2026. Pengiriman kepada konsumen dijadwalkan berlangsung mulai Agustus hingga Oktober 2026.
"Kita dapat jatah (Indonesia) 100 unit dan paling pesar jumlahnya 35% untuk wilayah Jabodetabek, sisanya diluar itu," kata Yusak Billy.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
