
Daftar mobil listrik murah terbaik 2026 di Indonesia dengan harga mulai Rp100 jutaan.
JawaPos.com - Penundaan insentif kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang semula dijadwalkan mulai Juni 2026 menuai sorotan. Wicaksono Gitawan, Manager Program & Policy CERAH, menilai pemerintah perlu menjaga konsistensi kebijakan guna mempercepat penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia.
Menurut Wicaksono, program tersebut seharusnya sudah mulai dijalankan pada awal Juni tanpa penundaan. Ia juga menyarankan agar pemerintah memprioritaskan pemberian insentif untuk sepeda motor listrik.
Ini karena dinilai lebih terjangkau dan berpotensi lebih cepat diterima masyarakat dibanding mobil listrik yang harganya masih relatif tinggi.
“Harusnya insentif ini dimulai awal Juni tanpa perlu menunda. Pemerintah bisa memulainya dengan fokus memberikan insentif ke EV motor dahulu agar dapat lebih mudah diadopsi oleh kalangan menengah, karena untuk mobil harganya masih relatif cukup tinggi untuk masyarakat,” ujar Wicaksono dalam keterangannya, Jumat (12/6).
Ia menambahkan, percepatan elektrifikasi transportasi perlu dibarengi dengan peningkatan penggunaan energi terbarukan agar dampak lingkungan yang dihasilkan lebih maksimal. Namun, perkembangan energi terbarukan di Indonesia masih tergolong lambat.
Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), porsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional pada kuartal I 2026 mencapai 18,3 persen, meningkat dari 15,75 persen pada akhir 2025.
Meski demikian, angka tersebut masih jauh dari target ambisius Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai bauran energi terbarukan 100 persen pada 2035.
Sementara itu, Agung Budiono, Direktur Eksekutif CERAH, menilai kenaikan sekitar 2,5 persen tersebut perlu dicermati lebih lanjut. Ia menyoroti bahwa peningkatan bauran energi terbarukan masih memasukkan energi baru seperti biomassa dan biodiesel.
Menurutnya, penggunaan kedua sumber energi itu berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan, termasuk risiko deforestasi.
Selain itu, praktik pencampuran biomassa dengan batu bara di PLTU maupun biodiesel dengan solar di sektor transportasi dinilai masih mempertahankan ketergantungan terhadap energi berbasis fosil.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022