
Interior mobil listrik baru Wuling CloudEV. (Dony/JawaPos.com)
JawaPos.com - Popularitas mobil listrik di Indonesia terus meningkat seiring bertambahnya pilihan model dan infrastruktur pengisian daya yang semakin luas.
Selain dikenal ramah lingkungan, kendaraan listrik juga menawarkan biaya operasional yang lebih rendah dibanding mobil bermesin bensin atau diesel.
Meski demikian, efisiensi mobil listrik sangat dipengaruhi oleh gaya berkendara dan kebiasaan pengguna. Tanpa pengelolaan yang tepat, konsumsi energi bisa meningkat dan mengurangi jarak tempuh secara signifikan.
Berikut sejumlah cara yang dapat dilakukan pengguna mobil listrik agar lebih hemat saat melakukan perjalanan jauh maupun aktivitas harian.
Mengisi baterai di rumah pada malam hari umumnya lebih ekonomis dibandingkan mengandalkan pengisian cepat di stasiun pengisian umum.
Alasannya, tarif listrik rumah biasanya lebih rendah dibanding biaya layanan pengisian cepat DC Fast Charging. Selain itu, pengisian daya secara perlahan juga lebih baik untuk kesehatan baterai dalam jangka panjang.
Motor listrik memang mampu menghasilkan torsi instan yang membuat mobil melesat dengan cepat. Namun kebiasaan sering melakukan akselerasi agresif dapat menguras energi baterai lebih besar. Semakin besar daya yang digunakan dalam waktu singkat, semakin tinggi konsumsi energi yang dibutuhkan kendaraan.
Hampir seluruh mobil listrik modern telah dilengkapi mode berkendara eco. Mode ini mengatur respons pedal akselerator, penggunaan tenaga motor, dan konsumsi sistem pendingin agar lebih efisien sehingga daya baterai dapat digunakan lebih lama.
Regenerative braking memungkinkan energi saat kendaraan melambat dikonversi kembali menjadi listrik dan disimpan ke baterai. Energi yang biasanya terbuang saat pengereman dapat dimanfaatkan kembali untuk menambah efisiensi perjalanan.
Kecepatan konstan terbukti lebih hemat energi dibandingkan sering mempercepat dan memperlambat kendaraan. Motor listrik bekerja lebih efisien ketika kendaraan melaju secara stabil, terutama di jalan tol. Kecepatan ideal untuk sebagian besar mobil listrik berada pada kisaran 70–100 km/jam tergantung karakteristik kendaraan.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
