
Wuling Cortez Darion PHEV yang juga diluncurkan di GIIAS 2025.
JawaPos.com - Penetrasi kendaraan plug in hybrid electric vehicle (PHEV) di daerah dinilai masih menghadapi berbagai tantangan, meski teknologi tersebut mulai dilirik sebagai solusi transisi menuju elektrifikasi otomotif di Indonesia.
Keterbatasan infrastruktur pengisian daya hingga minimnya edukasi masyarakat menjadi faktor utama yang menghambat adopsi kendaraan jenis ini di luar kota besar.
Di sejumlah wilayah, konsumen masih mempertimbangkan aspek kepraktisan penggunaan kendaraan plug in hybrid.
Pasalnya, fasilitas charging station belum tersebar merata sehingga pengguna lebih sering mengandalkan mesin berbahan bakar konvensional dibanding memaksimalkan mode listrik yang menjadi keunggulan utama PHEV.
Selain infrastruktur, tantangan juga datang dari sisi harga kendaraan yang relatif lebih tinggi dibanding mobil bermesin konvensional.
Kondisi tersebut membuat pasar kendaraan plug in hybrid di daerah masih terbatas pada kalangan tertentu, terutama konsumen dengan daya beli menengah ke atas.
Melihat hal ini, Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, tak memungkiri PHEV masih sedikit kesulitan dalam hal penetrasi di daerah.
“PHEV masih perlu edukasi konsumen, karena teknologi nya agak sedikit unik, tapi sangat banyak positif poinnya,” kata Jongkie saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (20/5).
Bahkan, dia menekankan bahwa edukasi mengenai PHEV di kota-kota besar juga sama kurangnya. Alhasil, banyak masyarakat yang tampak kurang memahami keunggulan maupun kekurangan dari teknologi ini.
“Bukan hanya di daerah, secara keseluruhan , masih banyak yang tidak tahu mengenai PHEV dan REEV,” jelasnya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
