Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Mei 2026 | 20.35 WIB

Harga Diesel Melonjak, Pasar Mobil Bekas Hadapi Tekanan

Mobil-mobil bekas menunggu dipinang pemilik barunya (Rian Alfianto/JawaPos.com) - Image

Mobil-mobil bekas menunggu dipinang pemilik barunya (Rian Alfianto/JawaPos.com)

JawaPos.com - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) diesel mengalami kenaikan signifikan. Hal ini disebut-sebut berdampak pada operasional bahkan penjualan kendaraan bermesin diesel, baik itu yang baru ataupun bekas.

Dari perusahaan berpelat merah seperti PT Pertamina, BP, hingga Vivo pun telah melakukan penyesuaian harga pada BBM jenis ini. Pertamina Dex sendiri kini dihargai Rp 23.900 per liter, dari sebelumnya Rp 14.500 per liter.

Teruntuk swasta seperti BP Ultimate Diesel kini dihargai Rp 30.890 per liter, dari sebelumnya Rp 14.620 per liter. Sementara itu, SPBU Vivo dengan Diesel Primus kini dihargai Rp 30.890 per liter, dari sebelumnya Rp 14.610 per liter.

Melihat hal ini, salah satu pemain pada pasar mobil bekas, Syuchron Wardana, Corporate Finance & Investor Relation PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC), mengungkap kenaikan harga diesel dan regulasi emisi yang semakin ketat memang memberikan tekanan pada pasar mobil bermesin diesel.

“Khususnya di segmen passenger car. Namun, mobil diesel tidak akan sepenuhnya ditinggalkan dalam waktu dekat. Dalam jangka pendek, harga mobil diesel bekas cenderung masih stabil karena permintaan tetap ada terutama untuk kebutuhan komersial dan penggunaan luar kota,” kata Syuchron saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (5/5).

Meski begitu, Syuchron tak memungkiri, dalam jangka menengah hingga panjang, harga mobil diesel terutama yang berada pada tahun tua (10 tahun ke atas) berpotensi tertekan seiring semakin ketatnya regulasi,meningkatnya biaya operasional, serta pergeseran preferensi konsumen ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan seperti hybrid dan listrik.

“Dapat disimpulkan bahwa mobil diesel tidak akan hilang, tetapi akan bergeser dari pasar mass market menjadi lebih niche. Dampaknya, harga mobil diesel bekas tidak langsung jatuh, namun memiliki kecenderungan melemah secara bertahap dalam jangka panjang,” jelasnya.

Sementara itu, pemain pada pasar mobil bekas lainnya, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX), mengungkap bahwa kenaikan harga BBM diesel belum berdampak pada penjualan kendaraan diesel bekas.

“Untuk saat ini kalau melihat dari 2 lelang terakhir di AUKSI (lini bisnis/platform lelang kendaraan bekas milik MPMX), penjualan kendaraan Diesel bekas masih belum terdampak secara siginifikan. Harga yang terbentuk malah terlihat ada kenaikan untuk innova diesel, pajero dan fortuner karena demand masih terlihat cukup tinggi,” ungkap Corporate Communication MPMX Natalia Lusnita kepada JawaPos.com.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore