
PERLUAS PASAR: Di event IIMS Surabaya 2025, Bridgestone membawa portofolio produk ban unggulan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan beragam segmen kendaraan. (istimewa)
JawaPos.com - Tren elektrifikasi kendaraan tak hanya mengubah strategi para pabrikan mobil, tetapi juga industri pendukungnya. Salah satu yang bersiap menghadapi perubahan besar itu adalah Bridgestone Indonesia, yang untuk pertama kalinya ikut ambil bagian di pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025.
Kehadiran perdana ini diklaim menjadi momentum penting, karena Bridgestone membawa rangkaian teknologi ban yang dirancang selaras dengan kebutuhan mobilitas modern, mulai dari kendaraan listrik, efisiensi bahan bakar, hingga peningkatan standar keselamatan di jalan.
GJAW 2025 sendiri disebut akan menjadi gelaran terbesar sejak pertama kali digelar pada 2022. Lebih dari 80 merek otomotif, termasuk produsen mobil listrik, sepeda motor, hingga industri komponen, siap meramaikan pameran yang berlangsung 21–30 November 2025 di ICE BSD City.
Respons Industri Ban terhadap Lonjakan Tren Electrified Vehicle
President Director Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menyebut partisipasi tahun ini sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika pasar otomotif nasional.
Menurutnya, ban kini bukan lagi sekadar pelengkap kendaraan, tetapi kunci performa, efisiensi, dan keamanan, terutama untuk kendaraan listrik yang memiliki karakteristik berbeda dari mobil konvensional.
“Kami ingin memastikan inovasi ban yang kami hadirkan tetap relevan dengan arah perkembangan mobilitas Indonesia. Terutama di tengah pasar yang menantang dan pergeseran konsumen ke kendaraan ramah lingkungan," ujarnya, Jumat (21/11).
Bridgestone membawa beberapa lini utama yang banyak digunakan di pasar Indonesia, yaitu Turanza, Ecopia, Dueler, dan Potenza. Masing-masing mewakili segmen berbeda mulai dari efisiensi harian, penggunaan SUV, perjalanan jarak jauh, hingga kebutuhan performa sport.
Dua lini yang menjadi sorotan adalah Turanza 6 dan Ecopia EP300 yang sudah dibekali teknologi ENLITEN, platform desain ban yang mengedepankan sustainability, bobot lebih ringan, dan optimalisasi performa.
Teknologi ini memungkinkan ban lebih adaptif terhadap karakter kendaraan, termasuk mobil listrik yang menuntut daya cengkeram kuat namun tetap efisien.
Di segmen SUV yang terus tumbuh, Bridgestone menampilkan seri Dueler dengan fokus pada daya tahan dan stabilitas di berbagai medan. Sementara Potenza dihadirkan sebagai pilihan bagi pengguna mobil sport atau mereka yang memprioritaskan handling.
Kemudian, dengan maraknya model EV baru, penetrasi SUV yang semakin kuat, serta peningkatan minat konsumen terhadap kendaraan berteknologi tinggi, GJAW tahun ini diantisipasi menjadi salah satu barometer penting bagi arah pasar otomotif 2026.
Kehadiran industri pendukung seperti produsen ban, pelumas, hingga aksesoris pun menunjukkan bahwa ekosistem otomotif Indonesia mulai bergerak komprehensif.
Selama pameran, Bridgestone menyediakan sejumlah penawaran untuk pengunjung, termasuk layanan purna jual, diskon spooring dan banyak ban dengan ukuran besar.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
