
Ilustrasi: Rem mobil kurang pakem bisa karena berbagai hal. (Suzuki)
JawaPos.com - Minyak rem punya peran besar dalam menjaga performa pengereman tetap optimal. Sayangnya, banyak pengendara yang tidak sadar bahwa minyak rem juga bisa memburuk kualitasnya seiring waktu.
Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menurunkan respons rem dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat berkendara di kondisi jalan yang menantang. Karena itu, kamu perlu lebih peka terhadap gejala-gejala awal yang muncul.
Ketika performa rem mulai terasa berbeda dari biasanya atau muncul indikasi tertentu, bisa jadi minyak rem mobilmu sudah “basi” dan harus segera diganti. Berikut 4 ciri yang wajib kamu waspadai seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
Tanda paling mudah kamu kenali adalah munculnya lampu indikator rem di dashboard. Lampu ini biasanya menyala untuk memperingatkan bahwa ada masalah pada sistem pengereman, termasuk kualitas minyak rem yang sudah menurun.
Lampu indikator memang akan menyala saat mobil baru saja dinyalakan, tetapi jika tetap menyala saat mobil berjalan, itu pertanda kamu harus segera melakukan pengecekan.
Segera bawa mobil ke bengkel atau dealer resmi supaya kondisi minyak rem bisa dicek sebelum memicu masalah lebih serius.
Minyak rem yang kualitasnya turun akan membuat pengereman tidak bekerja maksimal. Kamu bisa merasakannya ketika melewati jalan menurun, mobil jadi lebih sulit dikendalikan, bahkan terasa seperti rem tidak menggigit. Kondisi ini sangat berbahaya karena medan turunan membuat mobil melaju lebih cepat akibat gaya gelinding pada roda.
Jika kamu mengalami rem blong, terutama saat turunan atau tanjakan, jangan tunda lagi. Segera cek kondisi minyak rem agar tidak membahayakan perjalananmu.
Ciri lain yang menunjukkan minyak rem sudah tidak layak pakai adalah rem terasa ngempos saat pertama kali diinjak. Kondisi ini membuat pedal rem tidak kembali seperti semula meski sudah dilepas atau dipompa.
Biasanya, kamu akan langsung merasakannya saat baru menyalakan mobil dan melakukan pengereman pertama. Jika situasi ini terjadi, itu tanda kuat kalau minyak rem sudah kehilangan kemampuan kerjanya dan perlu segera diganti.
Ketika mobil berhenti dan kamu melihat tetesan minyak di bawah kendaraan, bisa jadi itu berasal dari sistem rem yang sedang bermasalah. Jumlah tetesan biasanya cukup banyak dan meninggalkan bekas lengket serta berwarna pekat.
Kebocoran seperti ini menunjukkan kualitas minyak rem sudah tidak bagus atau ada kerusakan pada komponen hidrolik. Kondisi ini harus segera ditangani karena bisa menyebabkan rem gagal berfungsi saat dibutuhkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022