
Ilustrasi mobil listrik baru Jaecoo J5 EV. (Istimewa).
JawaPos.com - Gelombang kedatangan mobil listrik asal Tiongkok terus mengguncang pasar otomotif Indonesia. Setelah publik disuguhi perang harga di segmen kendaraan listrik, kini persaingan bergerak ke arah baru: perang fitur dan kecanggihan teknologi.
Kehadiran Jaecoo J5 EV, SUV listrik yang baru saja diluncurkan di Indonesia, menjadi contoh nyata perubahan arah kompetisi tersebut. Dalam dua hari setelah peluncurannya, mobil ini langsung mencuri perhatian karena diklaim menghadirkan kombinasi desain klasik SUV dengan sederet fitur pintar yang selama ini hanya ditemui di segmen premium.
Di bagian luar, desain Jaecoo J5 EV tetap tegas dan maskulin, namun ruang kabinnya menampilkan konsep digital yang terintegrasi penuh. Di dalam, terdapat layar sentuh vertikal 12,3 inci Full HD sebagai pusat kendali dari seluruh sistem kendaraan.
Fitur AI Voice Control memungkinkan pengemudi mengatur AC, navigasi, hingga musik hanya dengan perintah suara. Konektivitasnya juga lengkap, Apple CarPlay, Android Auto, dan wireless charging 50W untuk menunjang aktivitas digital harian.
Jaecoo juga membekali SUV listrik ini dengan sistem Internet of Vehicle (IoV), yang memungkinkan pengguna memantau kendaraan melalui aplikasi ponsel: mulai dari sisa daya baterai, menyalakan AC dari jarak jauh, hingga melacak posisi mobil di area parkir.
Di tengah tren perang harga, banyak produsen mobil listrik kini berlomba menghadirkan efisiensi waktu pengisian dan jarak tempuh optimal. Jaecoo J5 EV hadir dengan sistem pengisian cepat 130 kW yang mampu mengisi daya baterai dari 30 ke 80 persen hanya dalam 28 menit.
Dengan baterai berkapasitas 60,9 kWh, mobil ini sanggup menempuh jarak hingga 461 kilometer (standar NEDC) dalam satu kali isi penuh, angka yang menempatkannya di antara SUV listrik dengan efisiensi terbaik di kelasnya.
Selain itu, teknologi battery pre-conditioning menjaga performa baterai tetap stabil di berbagai kondisi suhu, menjawab tantangan yang sering dikeluhkan pengguna mobil listrik di iklim tropis.
Kemudian, salah satu fitur paling menonjol dari Jaecoo J5 EV adalah Vehicle-to-Load (V2L) dengan daya hingga 3.300 watt.
Teknologi ini memungkinkan mobil menjadi sumber listrik portabel untuk berbagai perangkat elektronik, mulai dari laptop, proyektor, hingga kompor listrik dan lampu tenda saat berkemah.
Di tengah tren mobil listrik yang kini mulai dikaitkan dengan gaya hidup outdoor dan aktivitas luar ruang, fitur seperti ini menjadi nilai tambah yang tak lagi sekadar gimmick, melainkan fungsi nyata.
Lanjut, persaingan kendaraan listrik kini juga bergerak ke ranah teknologi keselamatan dan efisiensi energi. Jaecoo J5 EV dibekali kamera 540 derajat panoramic vision, memberikan pandangan menyeluruh di sekitar kendaraan, fitur yang berguna saat parkir atau melintasi medan sempit.
Tak kalah penting, ada 17 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) seperti Adaptive Cruise Control, Lane Departure Warning, Traffic Sign Recognition, hingga Automatic Emergency Braking, yang menjadikan pengalaman berkendara lebih aman dan minim stres.
Sementara fitur Active Grille Shutter (AGS) dan sistem smart regenerative braking bekerja di balik layar untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika serta mengubah energi pengereman menjadi daya tambahan bagi baterai.
Dari sisi harga, SUV listrik ini dibanderol Rp 249,9 juta untuk varian standar dan Rp 299,9 juta untuk varian premium, angka yang semakin mempersempit jarak antara mobil listrik dan SUV bensin konvensional di kelas menengah.
“Jaecoo J5 EV bukan sekadar kendaraan listrik, tapi representasi arah baru industri otomotif, efisien, terkoneksi, dan cerdas,” ujar Max Zhou, Country Director Jaecoo Indonesia.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
