
Sepeda motor Listrik Honda CUV e pada pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024 di ICE BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (30/10/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Rencana pemerintah terkait keberlanjutan pemberian insentif untuk kendaraan listrik masih belum ada tanda-tanda kepastian. Terkait hal ini Astra Honda Motor selaku Agen Pemegang Merek yang juga bermain di segmen motor listrik memberikan tanggapan.
Menurut pihak AHM pihaknya akan selalu mendukung kebijakan yang menguntungkan konsumen, termasuk pemberian insentif dari pemerintah. Hal ini sempat diungkapkan Octavianus Dwi Putro, Direktur Marketing AHM, di Tangerang, (24/9).
“Kita akan mendukung apa yang dilakukan pemerintah, tetapi begini, kalau itu yang terbaik bagi konsumen pasti kami akan support. Kita akan ikut saja yang terbaik bagi konsumen, terbaik bagi para pemain dan itu fair,” ujar Octavianus.
Seperti diketahui tahun lalu (2024) pemerintah memberikan insentif Rp7 juta untuk setiap pembelian motor listrik. Pemerintah memberikan kuota sebanyak 60 ribu unit. Insentif ini terserap cepat oleh konsumen dan Oktober 2024 berakhir.
Stimulus ini mampu menaikkan daya beli konsumen dan sejalan dengan rencana pemerintah dalam percepatan energi terbarukan. Sayangnya setelah pemberian insentif berakhir daya beli kembali menurun. Rencana program subsidi akan berlanjut belum ada ujungnya alias belum jelas.
Rencana hadirnya insentif baru sebenarnya sempat berhembus dan Juli 2025 Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut insentif bakal terbit Agustus 2025.
Namun lagi-lagi tidak ada kejelasan bahkan di awal September, Kemenperin dikabarkan telah menyiapkan rancangan skema baru dan menunggu lampu hijau dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian).
Pihak Kemenko Perekonomian menyatakan insentif motor listrik akan masuk dalam paket stimulus ekonomi kuartal III 2025. Susiwijono Moegiarso yang menjabat Sekretaris Kemenko Perekonomian mengungkapkan pihaknya sudah menerima surat resmi dari Kemenperin terkait hal ini dan tengah mengkaji ulang aturan rinci sebelum diputuskan.
Sementara Faisol Riza selaku Wakil Menteri Perindustrian optimistis terkait hal ini dan sempat terlontar pernyataan bahwa peluang insentif keluar pada tahun ini masih terbuka lebar. “Mudah-mudahan sama (skema insentif), harusnya tahun ini bisa dikeluarkan,” ucapnya.
Kehadiran insentif ini bukan hanya ditunggu para pelaku industri dalam hal ini APM, masyarakat juga berharap besar. Diharapkan kehadiran insentif ini akan merangsang kenaikan daya beli konsumen yang masih lesu.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
