
Sekjen Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika.
JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mengkaji insentif pajak untuk pabrik baterai listrik yang masuk dalam proyek Dragon di Karawang, Jawa Barat.
Sebagaimana diketahui, proyek Dragon merupakan pabrik baterai untuk kendaraan listrik yang melibatkan Contemporary Amperex Technology Co Ltd (CATL) dan Indonesia Battery Corporation (IBC).
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, mengatakan Kementerian ESDM telah melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan untuk membahas interpretasi aturan mengenai fasilitas tax holiday.
“Jadi, masalah tax holiday yang diajukan oleh proyek Dragon di DJP. Itu mengenai itu, mengenai interpretasi atas keputusan Menteri Keuangan terkait dengan tax holiday, kan ada beberapa perubahan,” ujar Erani saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (3/7).
Erani mengatakan, Kementerian ESDM juga melakukan harmonisasi mengenai peraturan tax holiday. Hal tersebut dilakukan agar proyek dragon memenuhi syarat memperoleh fasilitas tax holiday.
"Nah itu perlu ada kesepahaman lah antara DJP dengan BKPM, dengan ESDM ya, untuk memastikan apakah proyek dragon tadi itu, CATL, beberapa ininya, joint venture-nya, JVC-nya itu bisa memperoleh fasilitas tersebut," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, PT Industri Baterai Indonesia atau Industry Battery Corporation (IBC), perusahaan investment holding yang bergerak di bidang new energy materials melakukan kerja sama pendirian perusahaan patungan (joint venture/JV) manufaktur sel baterai dengan CBL International Development Pte Ltd., unit bisnis CATL, perusahaan baterai kendaraan listrik (EV) terbesar di dunia.
Penandatanganan perjanjian dilakukan di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia, pada Rabu (16/10/2024), disaksikan langsung oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.
Kerja sama ini merupakan upaya strategis IBC dalam mendorong program hilirisasi nikel dan pengembangan industri baterai terintegrasi serta dalam rangka mengembangkan rantai pasok baterai kendaraan listrik mulai dari hulu hingga ke hilir.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
