
Proses penetapan pelumas mesin mobil di Bengkel untuk dilakukan penggantian pelumas baru.
JawaPos.com - Pelumas atau oli mesin merupakan komponen vital yang berfungsi melumasi sekaligus melindungi bagian dalam mesin dari gesekan. Namun, banyak pengendara kerap abai terhadap kondisi oli, terutama pada kendaraan yang jarang digunakan.
Padahal, menjaga kualitas pelumas setiap hari adalah kunci agar mesin tetap awet dan performa kendaraan selalu optimal.
Perlu diketahui kalau oli tidak hanya perlu diganti berdasarkan jarak tempuh, tetapi juga waktu pemakaian. Kendaraan yang jarang dipakai tetap membutuhkan perhatian khusus karena oli bisa menurun kualitasnya meski mesin jarang beroperasi.
Bila hal ini diabaikan, efeknya bisa mempercepat kerusakan komponen mesin dan menambah biaya perawatan. Berikut tips menjaga kualitas oli mesin agar tetap awet untuk mobil maupun motor.
1. Panaskan Mesin Kendaraan Secara Berkala
Mesin kendaraan yang jarang digunakan sebaiknya tetap dipanaskan minimal seminggu sekali. Langkah ini membuat oli bersirkulasi ke seluruh komponen mesin dan mencegah pengendapan kotoran di ruang bakar. Di atas kertas hal ini penting dilakukan agar viskositas oli tetap terjaga dan tidak cepat rusak.
2. Periksa Level Oli Secara Rutin
Pemilik kendaraan disarankan menyempatkan untuk memeriksa kondisi oli lewat dipstick. Bila volume oli sudah berkurang atau warna oli terlalu gelap, segera lakukan penambahan atau penggantian. Pemeriksaan rutin ini membantu pemilik kendaraan mendeteksi potensi kebocoran atau masalah pada sistem pelumasan sejak dini.
3. Ganti Oli Berdasarkan Waktu, Bukan Hanya Kilometer
Tak sedikit pemilik kendaraan berpikir oli hanya perlu diganti setelah menempuh jarak tertentu. Faktanya, oli tetap mengalami oksidasi dan penurunan kualitas seiring waktu. Direkomendasikan penggantian oli setiap 6 bulan meski kendaraan jarang digunakan, untuk menjaga kualitas pelumas tetap optimal.
4. Gunakan Oli Sesuai Rekomendasi Pabrikan
Memilih oli sesuai standar pabrikan sangat penting. Pemakaian oli dengan viskositas tidak sesuai dapat membuat mesin bekerja lebih berat atau justru tidak terlindungi dengan baik. Biasanya setiap pabrikan kendaraan menyertakan buku panduan yang menginformasikanrekomendasi oli yang harus digunakan.
5. Hindari Kebiasaan Membiarkan Oli Kotor Terlalu Lama
Oli yang dibiarkan kotor bisa menyebabkan kerak pada mesin dan memperburuk gesekan antarlogam. Jika kondisi ini berlanjut, mesin bisa cepat aus bahkan berpotensi mengalami kerusakan permanen. Membersihkan filter oli dan menggantinya sesuai jadwal juga wajib dilakukan.
6. Simpan Kendaraan di Tempat yang Tepat

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
