Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 02.00 WIB

VinFast Umumkan Skema Baru Sewa Baterai untuk Mobil Listrik di Indonesia, Begini Detailnya

Kehadiran VinFast di GIIAS 2025. (Istimewa).

JawaPos.com-VinFast, produsen kendaraan listrik asal Vietnam, resmi memperkenalkan kebijakan baru untuk pasar Indonesia: skema berlangganan baterai. 

Dimulai per 1 Agustus 2025, seluruh lini produk VinFast, dari VF 3 hingga VF 7, dapat dibeli dengan dua opsi berbeda: dengan baterai yang sudah termasuk, atau dengan skema sewa baterai dengan tarif bulanan.

Langkah ini bukan pertama kali diterapkan secara global, namun menjadi salah satu yang paling eksplisit dan menyeluruh di pasar otomotif Indonesia. VinFast menyebut pendekatan ini sebagai bagian dari strategi yang 'berpusat pada pelanggan', dengan fokus utama pada fleksibilitas dan pengurangan beban biaya awal kepemilikan kendaraan listrik.

Skema Baru, Harga Lebih Murah, Tapi Ada Komitmen

Dengan tidak menyertakan baterai sebagai bagian dari harga mobil, konsumen bisa mendapatkan unit kendaraan dengan harga lebih rendah. Misalnya, model VF 3 dibanderol Rp 156 juta, lebih murah dibandingkan harga penuh, namun konsumen harus membayar biaya langganan bulanan Rp 253.000 untuk penggunaan baterai.

Model lainnya juga menawarkan penghematan serupa seperti VF 5 Eco OTR Rp 232 juta dengan biaya langganan Rp 468.000, VF e34 Rp 299 juta dengan langganan Rp 593.000, VF 6 Eco Plus mulai Rp 335 juta dengan langganan Rp 650.000 dan VF 7 Eco & Plus AWD mulai Rp449 juta dengan langganan hingga Rp 1.031.000.

Di atas kertas, skema ini memang memangkas harga pembelian kendaraan secara signifikan. Namun, komitmen pembayaran jangka panjang tetap menjadi catatan penting, terutama bagi konsumen yang tidak terbiasa dengan sistem langganan dalam kepemilikan kendaraan.

Keuntungan bagi Konsumen: Risiko Baterai Ditanggung Pabrikan

Salah satu argumen utama di balik sistem ini adalah transfer tanggung jawab atas performa baterai dari konsumen ke produsen. VinFast menjanjikan perawatan, perbaikan, hingga penggantian baterai jika kapasitasnya turun di bawah 70 persen,  sebuah ketentuan yang, di satu sisi, bisa meredakan kekhawatiran umum terhadap daya tahan baterai mobil listrik.

Selain itu, VinFast juga menyertakan berbagai program pendukung lain seperti pengisian daya gratis di jaringan V-GREEN, insentif tunai, hingga jaminan harga jual kembali hingga 90 persen dalam enam bulan pertama.

Namun, di luar janji-janji tersebut, eksekusi dan konsistensi layanan jangka panjang masih perlu dibuktikan, terlebih di pasar Indonesia, di mana infrastruktur kendaraan listrik dan layanan purna jual masih dalam tahap awal pengembangan.

Perlu diketahui juga, skema sewa baterai pada dasarnya mengalihkan biaya besar di awal menjadi cicilan jangka panjang. Ini bisa menarik bagi sebagian konsumen, tapi juga bisa menjadi beban finansial baru, terutama jika masa pemakaian kendaraan berlangsung lebih dari lima tahun.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore