
Ilustrasi radiator mobil. (Pinterest)
JawaPos.com - Karena merupakan komponen vital mobil, radiator perlu dilakukan perawatan secara rutin. Salah satunya adalah korok radiator, beberapa dari kita, pada pemilik mobil, apalagi yang usianya sudah lebih dari lima tahun, pasti pernah mendengar istilah tersebut.
Jenis servis ini mampu memelihara radiator sehingga tetap dalam kondisi prima. Dengan demikian, radiator bisa bekerja menstabilkan suhu mesin secara sempurna dan mencegah risiko terjadinya overheat atau kelewat panas yang bisa berbahaya.
Sekilas, servis ini bisa dianggap sama dengan kuras radiator. Padahal manfaat dan prosesnya berbeda. Mengutip HaloBengkel, korok radiator adalah servis yang bertujuan untuk membersihkan kerak yang terdapat dalam pipa-pipa atau jalur air dalam komponen radiator.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), korok memiliki arti lubang, liang memanjang, atau tembusan. Nah, istilah tersebut sering digunakan di perbengkelan untuk merujuk pada perawatan pembersihan bagian dalam radiator secara total dan mendetail.
Pembersihan tersebut tidak hanya dilakukan dengan cara menguras. Namun, melibatkan metode khusus untuk menghilangkan kerak yang sudah mengendap serta mengeluarkannya dari pipa kapiler.
Biasanya, korok radiator perlu dilakukan setelah melewati kurun waktu masa pemakaian tertentu. Korok radiator bermanfaat untuk mencegah berbagai risiko kerusakan pada komponen radiator, termasuk kebocoran dan karat.
Seiring waktu, pada bagian dalam radiator akan terbentuk kerak akibat sisa cairan yang mengendap. Endapan tersebut lama kelamaan jumlahnya menjadi semakin banyak, sehingga bisa menyebabkan pipa kapiler tersumbat.
Hal tersebut bisa berdampak buruk pada kinerja radiator karena aliran cairan radiator menjadi tidak lancar. Alhasil, proses pendinginan terganggu sehingga radiator tidak bisa menstabilkan suhu mesin secara optimal.
Gangguan tersebut bisa meningkatkan risiko terjadinya overheat, yang mana mengacu pada kondisi panas berlebih ketika mesin bekerja. Kondisi tersebut bisa mengarah pada terjadinya kerusakan komponen mesin.
Mesin yang overheat dapat menyebabkan mobil sering mati sendiri sehingga mengganggu perjalanan. Penumpukan endapan atau kerak juga berpotensi menimbulkan karat pada komponen radiator.
Selain itu, kerak juga meningkatkan risiko keropos sehingga bisa menyebabkan terjadinya kebocoran menjadi semakin parah.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
