Ilustrasi mengatur alignment roda mobil. (Firestone Complete Auto Care).
JawaPos.com-Anda pemilik mobil yang biasa melakukan perawatan mobil kesayangannya pastinya sudah sering mendengar istilah spooring dan balancing. Keduanya merupakan istilah yang mengacu pada proses alignment kaki-kaki mobil dan roda supaya mobil bisa berjalan lurus dan nyaman tanpa terasa getaran.
Mobil perlu melakukan balancing karena untuk menjaga keseimbangan bobot roda. Sehingga mobil bisa menjadi lebih stabil, nyaman, tidak bergetar dan efisien dalam penggunaan bahan bakar.
Balancing juga membantu memperpanjang umur ban dan mencegah keausan yang tidak merata. Balancing memastikan bobot roda terdistribusi secara merata, sehingga roda berputar dengan lancar dan tidak menyebabkan getaran atau goyangan saat mengemudi.
Namun apabila sudah melakukan balancing namun mobil masih terasa kurang nyaman, bisa jadi Anda perlu melakukan satu hal lagi yang namanya finish balancing. Apakah pernah mendengar sebelumnya atau malah belum pernah?
Sama dengan spooring dan balancing, finish balancing adalah salah satu perawatan kendaraan yang difokuskan pada bagian ban dan roda kendaraan. Dalam dunia otomotif, finish balancing disebut pula dengan balancing on the car (OTC).
Ini adalah istilah yang merujuk pada balancing atau menyeimbangkan putaran ban dan velg yang dikerjakan langsung pada roda kendaraan. Kelebihan balancing ini adalah dapat mengatasi permasalahan pada setir bergetar yang biasa terjadi saat mobil melaju di atas kecepatan 100 km/jam.
Finish balancing sendiri dapat menjaga keawetan komponen mobil, misalnya ball joint, rock end, tie rod end, shock breaker, bearing as roda, dan rack steer. Pasalnya, metode balancing ini dapat mendeteksi adanya getaran yang terjadi pada setir saat mobil melaju di atas 100 km/jam.
Yang mana pada kecepatan tersebutt getaran ini bisa tidak terjadi atau terdeteksi jika kecepatan kendaraan berada di bawah angka 100 km/jam. Oleh karena itu, di samping spooring dan balancing, dibutuhkan pula finish balance.
Finish balancing tidak perlu dilakukan setiap saat. Perawatan ini bakal lebih maksimal jika Anda melakukannya pada saat yang tepat.
Balancing on the car ini bisa Anda lakukan saat penggantian ban baru. Balancing perlu dilakukan demi memastikan posisi dan keselarasan ban mobil sudah tepat. (*)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
