
Ilustrasi: Komponen CVT mobil. (RianAlfianto/JawaPos.com).
JawaPos.com - Secara teknis, memang terdapat perbedaan signifikan antara transmisi mobil otomatis atau matic konvensional dengan CVT atau Continuously Variable Transmission.
Paling umum adalah kalau pada transmisi matic konvensional cenderung lebih hidrolis, sementara pada CVT menggunakan sabuk baja untuk memutar pulley.
Sering juga muncul pertanyaan, apakah pada matic CVT mobil masih menggunakan kampas kopling? Jawabannya iya.
Pada transmisi mobil dengan CVT juga masih menggunakan kampas kopling. Seperti halnya pada transmisi matic konvensional atau bahkan transmisi secara umum, kampas kopling di CVT juga berfungsi untuk mengatur rasio percepatan dan arah putaran mesin.
Hanya saja, kampas kopling pada mobil dengan transmisi CVT berbeda dengan kampas kopling pada transmisi manual atau matic konvensional. Kampas kopling pada transmisi CVT mobil lebih mirip dengan kampas kopling pada pulley sepeda motor matic.
Kampas kopling di sistem transmisi CVT pada mobil juga perlu dilakukan perawatan atau penggantian secara berkala jika sudah menipis. Beberapa ciri-ciri kampas kopling mobil matic yang sudah aus atau habis juga sama dengan ketika kampas kopling pada transmisi konvensional sudah tipis.
Misalnya, perpindahan transmisi menjadi berat dan kasar. Mobil bergetar dan mengeluarkan aroma hangus atau bau gosong juga bisa jadi tanda kalau kampas kopling ini mulai habis.
Mobil terhentak saat memindahkan transmisi paling jadi indikator kuat kalau sistem transmisi bermasalah. Atau seperti halnya motor matic saat kampas kopling di CVT-nya habis, transmisi akan terasa bergetar dan tersendat-sendat saat proses transfer energi.
Beberapa transmisi CVT saat ini juga banyak yang dikenal rewel. Paling banyak keluhan adalah pada mobil Honda, oleh karenanya, mobil dengan transmisi matic CVT ini memang cenderung butuh perhatian ekstra.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022