
Ilustrasi: Mobil masa kini, rem tangannya sudah termasuk dengan tuas posisi parkir. (Autochem Industry)
JawaPos.com - Setiap pengendara mobil, baik yang sudah fasih atau amatiran, pasti paham kalau posisi parkir yang benar adalah sebuah keharusan. Apalagi di area parkir yang tempatnya terbatas, salah-salah bisa bikin emosi orang lain.
Secara umum, cara parkir mobil sama. Namun untuk mobil dengan transmisi matic, memang terdapat perbedaan jika dibandingkan dengan mobil dengan transmisi manual.
Misalnya saja pada tuas transmisinya, setiap posisi pada persneling mobil matic memiliki perannya masing-masing, seperti P (Park) untuk memarkir kendaraan dengan transmisi terkunci, N (Neutral) untuk berhenti tanpa mematikan mesin, D (Drive) untuk melaju ke depan, dan R (Reverse) untuk mundur.
Ada juga posisi L/2/3 yang dirancang khusus untuk medan menanjak atau menurun curam agar kendaraan tetap bertenaga. Dengan memahami arti dari susunan kode pada persneling, seperti P-R-N-D-D3-2-L, pengemudi dapat mengoptimalkan fungsi transmisi sesuai kebutuhan di berbagai kondisi jalan.
Cara parkir netral mobil matic dengan benar adalah keterampilan penting yang perlu dikuasai, terutama bagi pemula. Pemahaman langkah-langkah parkir yang tepat tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga melindungi komponen kendaraan dari kerusakan akibat penggunaan yang tidak sesuai.
Dan yang paling sering ditanyakan adalah, kenapa saat mobil matic parkir, tuas transmisinya wajib berada pada posisi 'P'. Ada yang tahu?
Alasannya gampang saja. Posisi P (Parkir) pada transmisi mobil matic digunakan untuk menjaga mobil tetap diam dan membantu kerja rem tangan. Posisi ini juga mencegah mobil bergerak secara tidak sengaja saat diparkir.
Tujuan mobil matic wajib parkir pada posisi 'P' yakni untuk mencegah mobil bergerak tidak sengaja, menjaga keamanan kendaraan, menjaga keselamatan lingkungan dan membantu kerja rem tangan agar mobil terkunci dengan baik.
Selain memposisikan tuas transmisi di P, Anda juga perlu menarik rem tangan terlebih dahulu. Hal ini penting dilakukan untuk mematikan mesin mobil sehingga pemindahan tuas ke posisi P dapat terkunci dengan baik.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
