Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 November 2024 | 17.50 WIB

Musim Hujan Datang, Bolehkah Menyimpan Smartphone di Dalam Bagasi Jok Motor?

Ilustrasi: Menggunakan smartphone saat kondisi hujan. (GizNext) - Image

Ilustrasi: Menggunakan smartphone saat kondisi hujan. (GizNext)


JawaPos.com - Fungsi utama dari jok sepeda motor memang sebagai tempat untuk penyimpanan. Tapi wajib diperhatikan, tidak semua jenis barang boleh dimasukan ke dalamnya.
 
Banyak yang bilang, HP atau smartphone adalah salah satu barang yang tidak boleh masuk ke bagasi jok motor. Padahal, saat dalam perjalanan dan hujan datang, mau nggak mau kita pasti meletakkan smartphone ke dalam bagasi.
 
Lantas, aman kah demikian?
 
Secara umum memang tak ada larangan meletakkan handphone atau smartphone ke bagasi motor di bawah jok. Hanya saja, pada praktiknya diperlukan sedikit ketelitian supaya smartphone yang berisi baterai tidak panas dan menyebabkan ledakan.
 
 
Cara aman menaruh HP di jok motor ini harus diperhatikan dengan baik karena sebenarnya menaruh HP di jok motor tidak disarankan. Namun kadang keadaan mengharuskan untuk menaruh HP di jok motor karena takut dijambret, khawatir basah karena hujan atau tidak mau repot membawa tas.
 
Wadah di bawah jok kendaraan memang diciptakan untuk ruang penyimpanan. Namun itu bukan berarti semua barang boleh diletakkan disana. Umumnya, barang-barang yang tidak disarankan diletakkan di bawah jok motor adalah benda cair dan barang elektronik, termasuk HP.
 
Ada cara aman menaruh HP di jok motor yang bisa diikuti. Pertama, matikan power handphone sehingga tidak ada daya listrik yang aktif. Lagipula dering handphone tidak terdengar jika motor berjalan. 
 
 
Kalaupun dering terdengar, pengendara juga tidak bisa sembarang berhenti di jalan untuk membuka jok dan mengambil ponsel mereka. Jika memungkinkan, lebih aman lagi baterai dicopot.
 
Sebab, baterai termasuk bagian dari hp yang mudah rusak, termasuk jika terkena suhu panas bagasi motor yang dekat dengan mesin. Anda bisa mengaktifkan mode pesawat atau flight mode supaya ponsel tidak mencari sinyal terus menerus yang dalam kondisi tersebut, bisa menyebabkan ponsel menjadi panas.
 
Kemudian, bungkus smartphone dengan kain atau bahan lain yang empuk. Tujuannya agar ponsel tidak cepat rusak akibat panas yang terjebak di dalam bagasi dan benturan ketika motor berjalan.
 
 
Hindari menaruh smartphone di bawah jok motor yang diparkir di bawah panas matahari, meski mesin mati. Keluarkan ponsel dari bagasi jika sudah sampai di tempat tujuan. Panas matahari juga bisa membuat suhu di dalam bagasi meningkat dan merusak komponen hp.
 
Hindari membuka tempat penyimpanan motor di sembarang tempat, apalagi jika diketahui ada ponsel di dalamnya. Bagasi yang terbuka lebar mengundang kejahatan jalanan meski hanya beberapa detik.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore