
Ilustrasi: Pipa AC mobil membeku bisa jadi tanda ada yang bermasalah. (Repair One).
JawaPos.com - AC mobil merupakan fitur penting dan vital dalam kenyamanan perjalanan berkendara. Tanpa AC, penumpang di dalam mobil bakal uring-uringan, gerah, dan emosi berubah selama dalam perjalanan.
Oleh karena itu, komponen AC mobil itu perlu juga dirawat. Caranya dengan melakukan perawatan rutin secara berkala. Ketika melakukan servis mobil, pemilik mobil meminta kepada mekanik untuk melakukan pengecekan AC.
Salah satu tanda atau gejala AC mobil rusak adalah pipa freon yang mengalami kondensasi berlebihan, berembun, dan membeku. Tidak sepatutnya AC mobil berembun dibanggakan. Hal itu bukan karena AC dingin dan bikin nyaman, tapi merupakan tanda kerusakan.
Seperti yang diketahui, sistem AC memiliki cairan fluida bernama freon. Fungsi utama freon adalah mendinginkan kabin mobil agar tetap sejuk sepanjang perjalanan. Namun, bagaimana jika tiba-tiba pipa AC yang berguna untuk mengalirkan freon ini tiba-tiba terlihat berembun hingga membeku karena terdapat es yang menyelimutinya?
Freon yang ada di dalam sistem kerja AC mobil akan mengalir dari kondensor hingga ke evaporator yang terdapat di dalam kabin mobil. Selanjutnya, dihembuskan oleh blower AC menjadi udara yang mendinginkan kabin.
Nah, dalam proses ini pipa khusus untuk mengalirkan freon menjadi komponen yang krusial. Pipa itu terbuat dari aluminium.
Seiring berjalannya waktu, pipa khusus untuk mengalirkan freon itu bisa saja berembun. Bahkan membeku. Tentu saja kondisi itu tidak sama sekali mencerminkan bahwa kerja AC mobil dalam kondisi baik. Sebaliknya, ada masalah yang terjadi dari fenomena ini.
Jika membuka kap mesin dalam keadaan AC hidup lalu melihat pipa tersebut memiliki es membeku, maka ada masalah pada komponena thermistor cooler yang berada di ruang evaporator. Komponen thermistor cooler ini banyak dimanfaatkan pada sistem AC mobil untuk membaca ruang evaporator.
Selain itu, juga bisa memberikan sinyal cut off ke bagian kompresor AC agar mematikan aliran freon tersebut. Pipa AC berembun hingga membeku ini dimulai ketika thermistor cooler yang seharusnya bekerja optimal dalam membaca suhu di ruang evaporator mengalami kerusakan.
Sensor yang rusak ini tidak mampu lagi membaca suhu dengan tepat sehingga akan menyebabkan tidak adanya cut off ke bagian kompresor AC. Kondisi ini membuat kompresor AC akan secara terus menerus memberikan tekanan freon ke bagian dalam evaporator. Hal ini yang membuat pipa freon membeku dan terdapat es di permukaannya.
Ketika sudah terdapat es di bagian pipa tersebut, maka bukan berarti suhu kabin mobil menjadi a tetap dingin, atau bahkan lebih dingin. Kondisi ini pula membuat evaporator juga ikut membeku. Hasilnya, aliran udara blower yang diembuskan ke kabin mobil akan terhalangi sehingga pendinginan menjadi tidak maksimal.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
