JawaPos.com - AC mobil memegang peranan vital dalam kenyamanan perjalanan pemiliknya sehari-hari. Dari mulai berangkat dan pulang ke kantor, beraktivitas bersama keluarga, AC pastinya dinyalakan nonstop tanpa henti. Apalagi di jalanan yang macet seperti di Jakarta.
Namun pernahkan Anda merasakan, tiba-tiba AC mobil mengeluarkan bau tak sedap. Bau apa saja, mulai dari bau apek, bau lembab bahkan bau kolong wastafel pun bisa muncul di AC mobil.
Nah, bau-bauan aneh tersebut muncul bukan tanpa alasan. Bau pada AC mobil pasti ada sebabnya. Nggak mungkin ujuk-ujuk muncul bau.
Dilansir dari Auto2000, ada beberapa penyebab munculnya bau pada AC mobil. Berikut selengkapnya.
Bau apek dan bau tidak sedap pada sistema pendingin kendaraan menjadi salah satu permasalah yang akan dihadapi para pemilik mobil. Hal ini tentu saja akan menggagu perjalanan. Salah satu cara mengatasi permasalahan ini adalah dengan mencari tahu sumber yang menimbulkan bau ini.
Penyebab pertama AC mobil bau adalah evaporator yang penuh dengan kotoran serta berlendir. Menjadi bagian dari sistem kerja AC, ketika kondisinya kotor, maka bisa menimbulkan jamur serta bakteri di dalamnya.
Semakin banyak jamur dan bakteri, maka tinggal menunggu waktu saja AC mobil Anda tercium. bau tidak sedap. Biasanya ada bau asam dan bau tidak sedap lainnya yang menjadi ciri khas dari penyebab ini.
Evaporator juga bisa mengalami kebocoran. Kalau sudah begini, maka akan timbul bau. Namun yang muncul adalah bau freon yang khas. Semakin besar bocor dan sisa freon, maka semakin terasa pula baunya. Sebisa mungkin yanga harus Anda lakukan selanjutnya adalah membersihkan evaporator.
Selanjutnya, juga bisa karena asap rokok. Apakah Anda seorang perokok? Kalau memang benar, maka sebaiknya jangan pernah merokok di dalam kabin mobil.
Sudah pasti akan tertinggal jejak bau rokok yang menempel di beberapa bagian, seperti jok, plafon, karpet, hingga dashboard mobil, dan tentu saja menyebabkan AC mobil bau. Sudah bau, membersihkannya pun juga sulit.
Kalau memang Anda ingin kondisi AC mobil tetap wangi, sebaiknya hindari merokok di dalam mobil dan selalu jaga kebersihan kendaraan.
Berikutnya, seperti yang sudah dijelaskan di atas, setiap pengendara mobil pasti memasang pewangi atau parfum mobil di bagian AC. Berfungsi untuk memberikan aroma yang enak dihirup, namun pewangi bisa juga memunculkan bau tak sedap.
Alasan utamanya karena kualitas pengharum sangat rendah. Kadar alkohol yang tinggi juga bisa membuat AC mengeluarkan bau asam. Untuk itu perhatikan pewangi yang Anda beli untuk digunakan. Jangan sampai kadar alkoholnya terlalu tinggi serta pilih yang berkualitas baik.
Terakhir, bisa karena ventilasi di sistem jendela yang buruk atau mulai rusak.
Pernah mencium bau asap knalpot atau sampah saat sedang berkendara? Mungkin di sekitar Anda sedang ada truk dengan asap knalpot yang pekat.
Begitu juga lingkungan yang memang kotor. Namun itu semua bisa dihindari jika Anda memiliki ventilasi jendela yang baik. Jika kualitasnya buruk, berbagai bau dari luar mobil bisa masuk ke dalam kabin. Pastinya hal itu akan membuat Anda tidak nyaman selama perjalanan.