Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Mei 2020 | 05.55 WIB

Ada Aturannya, Jangan Sembarangan Pasang Kaca Film

Pe,ilihan kaca film (Ilustrasi). - Image

Pe,ilihan kaca film (Ilustrasi).

JawaPos.com - Harapan setiap pemilik mobil adalam mempunyai kabin yang sejuk, nyaman dalam berkendara menjadi hal yang mutlak. Apalagi di negara tropis seperti Indonesia dimana matahari bersinar sepanjang tahun. Ini sangat mempengaruhi suhu ruang dalam kabin mobil bila tak dibantu dengan penyejuk ruangan seperti AC.

Akan tetapi bukan semata-mata ditentukan kinerja AC agar dalam kabin mobil menjadi sejuk. Karena sejuk tidaknya kabin mobil dipengaruhi juga oleh banyaknya sinar matahari yang masuk kedalam kabin.

Nah, ini berhubungan dengan pelapis kaca jendela atau yang biasa disebut kaca film. Dimana salah satu fungsinya untuk mengurangi intensitas cahaya matahari yang masuk kedalam kabin.

Kaca film yang salah satu fungsinya mengurangi intensitas cahaya, pemilik mobil biasanya mengaplikasikan kaca film yang sangat gelap. Dengan asumsi semakin gelap tentunya semakin bagus.

Padahal pertimbangan dalam memilih kaca film tidak hanya terlihat gelap dari luar tetapi dilihat juga dari dalam mobil. Sebaiknya hindari memasang kaca film yang terlalu gelap terutama jika diaplikasikan pada kaca depan.

Kaca film yang terlalu gelap mungkin tidak menggangu visibilitas saat berkendara disiang hari, namun saat malam bisa jadi akan mengganggu. Saat malam, dimana tidak ada sinar matahari pandangan dari dalam mobil jadi sangat buruk, apa lagi saat hujan lebat. A

Akibatnya pengemudi akan sulit mengidentifikasi jarak karena lampu berhenti mobil di depan terlihat redup. Sebaiknya dalam memilih kaca film pastikan tidak hanya berdasar pada gelap tidaknya. Akan tetapi juga kemampuan kaca film tersebut dalam menahan sinar Ultraviolet, Infra Red bahkan sampai pada menambah kekuatan kaca.

Hal penting yang perlu Anda perhatikan ketika memilih kaca film mobil bagian depan, adalah tingkat kegelapannya. Di pasaran sebenarnya tersedia beragam jenis kaca mobil. Sebaiknya pada bagian depan harus diperhatikan karena bagian ini sangat memengaruhi pandangan ketika berkendara. Disarankan untuk memilih jenis kaca yang memiliki tingkat kegelapan maksimal 40 persen.

Dengan level kegelapan ini, pengemudi akan memiliki jarak pandang yang cukup jauh pada siang hari, yaitu minimal 500 meter ke depan. Aturan mengenai level kegelapan kaca ini ditentukan berdasarkan peraturan yang tercantum dalam Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 439/U/Phb-76. Aturan ini berbicara tentang Penggunaan Kaca pada Kendaraan Bermotor.

Selain pada bagian depan, kondisi kaca pada bagian lain di mobil lebih fleksibel. Khusus untuk bagian belakang, persentase kaca ditembus cahaya bisa kurang dari 40 persen. Namun, hal ini berlaku untuk sepertiga bagian kaca saja.

Sementara itu, untuk bagian samping mobil, tingkat kegelapan yang disarankan adalah 80 persen. Menggunakan kaca film yang lebih gelap memiliki keunggulan tersendiri. Pertama, kabin akan terasa lebih sejuk. Kedua, pemilik mobil memiliki privasi serta aman dari pihak luar yang ingin melihat ke dalam mobil.

Kaca film mobil yang baik harus tetap terlihat terang jika dilihat dari dalam. Ada jenis tertentu yang tampak redup, baik dari dalam maupun luar. Hal ini sangat berbahaya karena menyebabkan jarak pandang berkurang.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika membeli kaca film mobil adalah harganya. Sebagian besar, jenis kaca film dengan merek ternama memang memiliki harga yang cukup mahal. Namun, kualitasnya biasanya lebih terjamin.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore