
Pe,ilihan kaca film (Ilustrasi).
JawaPos.com - Harapan setiap pemilik mobil adalam mempunyai kabin yang sejuk, nyaman dalam berkendara menjadi hal yang mutlak. Apalagi di negara tropis seperti Indonesia dimana matahari bersinar sepanjang tahun. Ini sangat mempengaruhi suhu ruang dalam kabin mobil bila tak dibantu dengan penyejuk ruangan seperti AC.
Akan tetapi bukan semata-mata ditentukan kinerja AC agar dalam kabin mobil menjadi sejuk. Karena sejuk tidaknya kabin mobil dipengaruhi juga oleh banyaknya sinar matahari yang masuk kedalam kabin.
Nah, ini berhubungan dengan pelapis kaca jendela atau yang biasa disebut kaca film. Dimana salah satu fungsinya untuk mengurangi intensitas cahaya matahari yang masuk kedalam kabin.
Kaca film yang salah satu fungsinya mengurangi intensitas cahaya, pemilik mobil biasanya mengaplikasikan kaca film yang sangat gelap. Dengan asumsi semakin gelap tentunya semakin bagus.
Padahal pertimbangan dalam memilih kaca film tidak hanya terlihat gelap dari luar tetapi dilihat juga dari dalam mobil. Sebaiknya hindari memasang kaca film yang terlalu gelap terutama jika diaplikasikan pada kaca depan.
Kaca film yang terlalu gelap mungkin tidak menggangu visibilitas saat berkendara disiang hari, namun saat malam bisa jadi akan mengganggu. Saat malam, dimana tidak ada sinar matahari pandangan dari dalam mobil jadi sangat buruk, apa lagi saat hujan lebat. A
Akibatnya pengemudi akan sulit mengidentifikasi jarak karena lampu berhenti mobil di depan terlihat redup. Sebaiknya dalam memilih kaca film pastikan tidak hanya berdasar pada gelap tidaknya. Akan tetapi juga kemampuan kaca film tersebut dalam menahan sinar Ultraviolet, Infra Red bahkan sampai pada menambah kekuatan kaca.
Hal penting yang perlu Anda perhatikan ketika memilih kaca film mobil bagian depan, adalah tingkat kegelapannya. Di pasaran sebenarnya tersedia beragam jenis kaca mobil. Sebaiknya pada bagian depan harus diperhatikan karena bagian ini sangat memengaruhi pandangan ketika berkendara. Disarankan untuk memilih jenis kaca yang memiliki tingkat kegelapan maksimal 40 persen.
Dengan level kegelapan ini, pengemudi akan memiliki jarak pandang yang cukup jauh pada siang hari, yaitu minimal 500 meter ke depan. Aturan mengenai level kegelapan kaca ini ditentukan berdasarkan peraturan yang tercantum dalam Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 439/U/Phb-76. Aturan ini berbicara tentang Penggunaan Kaca pada Kendaraan Bermotor.
Selain pada bagian depan, kondisi kaca pada bagian lain di mobil lebih fleksibel. Khusus untuk bagian belakang, persentase kaca ditembus cahaya bisa kurang dari 40 persen. Namun, hal ini berlaku untuk sepertiga bagian kaca saja.
Sementara itu, untuk bagian samping mobil, tingkat kegelapan yang disarankan adalah 80 persen. Menggunakan kaca film yang lebih gelap memiliki keunggulan tersendiri. Pertama, kabin akan terasa lebih sejuk. Kedua, pemilik mobil memiliki privasi serta aman dari pihak luar yang ingin melihat ke dalam mobil.
Kaca film mobil yang baik harus tetap terlihat terang jika dilihat dari dalam. Ada jenis tertentu yang tampak redup, baik dari dalam maupun luar. Hal ini sangat berbahaya karena menyebabkan jarak pandang berkurang.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika membeli kaca film mobil adalah harganya. Sebagian besar, jenis kaca film dengan merek ternama memang memiliki harga yang cukup mahal. Namun, kualitasnya biasanya lebih terjamin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022