
Photo
JawaPos.com - Pabrikan truk asal Prancis, Renault Trucks bersama partnernya PT Indo Traktor Utama resmi menghadirkan truk terbaru. Truk tersebut adalah Renault Truck K Range yang akan mengisi segmen industri berat atau heavy duty industry seperti pertambangan, kehutanan, minyak dan gas, serta industri terkait lainnya.
Vice President Renault Trucks Internasional Cyrill Barille mengatakan segmen industri berat di Indonesia sangat menjanjikan. "Dengan pertumbuhan ekonomi lebih dari 5 persen, kami melihat potensi yang luar biasa di Indonesia," ujarnya pada peluncuran Renault Trucks K Range terbaru di Jakarta, Selasa (25/6), malam WIB.
Lebih jauh dirinya mengatakan, truk tersebut akan sangat menunjang produktivitas penggunanya.
Truk ini tangguh dengan ketahanan yang luar biasa. "Renault Trucks akan menunjang produktivitas industri yang menggunakannya," imbuhnya.
Photo
Peluncuran Renault Trucks K Range terbaru di Jakarta, Selasa (25/6) malam WIB. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Dalam kesempatan yang sama, Chief Operation Officer PT Indo Traktor Utama Vincent Santoso menyebut, kerja sama dengan Renault Trucks bersamaan dengan peningkatan nilai tambah untuk sektor sumber daya mineral di Indonesia. "Ini akan menghasilkan proses transportasi yang efisien, modern, dan agresif. Pelanggan harus mendapatkan kendaraan yang kuat, tahan lama, dan hemat bahan bakar," ujarnya.
Dari segi spesifikasi, truk Renault K Range di Indonesia hadir dengan empat varian. Varian tersebut adalah varian 4x4, 6x4, 6x6 dan 8x4. Truk renault K Range hadir dengan pilihan mesin 11 liter dan 13 liter.
Pihak Renault Trucks juga mengklaim bahwa truknya itu didesain khusus untuk pasar Indonesia. Desain tersebut tentunya disesuaikan dengan demografi Indonesia dengan karakter jalan off road sesuai dengan segmennya, pertambangan, kehutanan, serta minyak dan gas.
Renault Trucks yang tak lain bagian dari Volvo Group itu untuk varian K Range dengan pede menyebut bahwa truk tersebut siap dipaksa bekerja 24 jam nonstop. Untuk harganya, truk renault K Range akan dijual pada kisaran harga Rp 1,8 miliar untuk varian 6x4, Rp 2,1 miliar untuk 6x6, dan Rp 2,2 miliar untuk 8x4.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
