
Ilustrasi
JawaPos.com - Momen Ramadan selalu memberikan dampak bagi penjualan motor. Meski demikian, pertumbuhannya tidak sebaik tahun lalu. Peningkatan penjualan hanya mencapai 10 sampai 20 persen.
General Manager CV Sinar Utama Sugiharto mengakui ada kenaikan penjualan dalam momen Ramadan ini. Namun tak signifikan, hanya 10 persen. Itu pun karena ditunjang unit tipe baru. Dia menyebut setiap tahun momen Lebaran grafik penjualan pasti naik. Tapi jika dibandingkan tahun lalu hasilnya cukup jauh. “Tahun lalu kenaikan penjualan hingga 50 persen. Sekarang hanya naik 10 persen,” ujar dia.
Sugiharto menyebut perekonomian Kaltim yang belum membaik jadi penyebabnya. Kata dia, pasar Ramadan saja tidak terlampau ramai seperti tahun lalu, apalagi motor dengan harga puluhan juta rupiah. Meski demikian, dia menyebut target penjualan selalu naik dari pencapaian tahun sebelumnya. Dia enggan mendetailkan. Namun pencapaian target saat ini baru 70 persen.
Terobosan yang dilakukan, kata Sugiharto masih dengan cara umum. Yakni penawaran ke instansi dan keringanan uang muka. Dia menyebut, keringanan uang muka merupakan harapan untuk membantu masyarakat yang merasa berat di uang muka.
Produk yang penjualannya cukup bagus belakangan ini adalah N-Max. meskipun unit terbatas dan pembeli mesti menunggu, tapi antusias masyarakat begitu bagus. Selain itu, motor sport Yamaha R15 juga termasuk bagus penjualannya. “Kami optimistis masih ada harapan. Yamaha mengeluarkan produk baru untuk meningkatkan minat masyarakat,” papar dia.
Marketing Manager Astra Motor Main Dealer Kaltimra Suryanto Wirawan mengatakan, penjualan selama Ramadan cenderung naik dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikannya mencapai 20 persen. Dia mengakui momen Ramadan berdampak positif pada penjualan. Hal itu disusul dengan berbagai event tematik dan beberapa program yang digelar untuk menggaet konsumen.
Suryanto mengungkapkan lebih ramai penjualan Ramadan tahun ini. Sebab pihaknya mendapat tambahan area baru Kaltim II. Dia memaparkan, target Ramadan ini optimis 7 ribu unit untuk Balikpapan dan Samarinda. Setidaknya pencapaian beberapa hari belakangan sudah tembus 60 persen. “Angka ini naik 400 persen dari target dan pencapaian tahun lalu. Karena belum termasuk Samarinda tahun lalu,” ulas dia.
Dijelaskannya, untuk menggaet konsumen, berbagai promo dilakukan. Baik potongan harga maupun memberikan hadiah langsung. Untuk tipe yang paling ramai dibeli adalah Scoopy series. (*/hdd/lhl/k18/fab/JPG)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
