
Ilustrasi Busi Sepeda Motor
JawaPos.com – Semua kendaraan bermotor berbahan bakar bensin dilengkapi busi. Ada banyak jenis dan tipe busi yang bisa dipilih. Sesuaikan spesifikasinya agar mesin kendaraan bisa awet.
Pemilik bengkel STD4 Speed, di Jl. Raya Tanah Baru No. 56 Depok, Romy, mengatakan, pemilihan busi harus dicermati. Busi wajib disesuaikan dengan jenis dan tipe kendaraan.
"Bila dipaksakan cepat mati. Tapi, busi racing tetap bisa dipasang di motor harian tapi harus memerhatikan beberapa hal. Apa saja? Bahan bakarnya disesuaikan, kompresinya disesuaikan, dan setting-an karburatornya disesuaikan. Dalam artian, kalau oktannya tinggi pasti setting-an kering. Kalau oktannya rendah, pasti setting-an basah. Kalau di setting-an basah, busi racing tidak akan kuat atau cepat rusak. Kenapa? Karena karbon sisa pembakaran masuk ke dalam busi dan terkontaminasi. Kalau rusak harus diganti," katanya dengan panjang lebar, di bengkel STD4 Speed, Jl. Raya Tanah Baru No. 56 Depok, Rabu (14/3).
Untuk busi balap dan busi standar, pria yang akrab disapa Abi Redblack ini menjelaskan, busi balap cenderung kering karena torsi mesin tinggi. Sementara busi standar, stop and go, keadaan ruang bakarnya cenderung basah. "Dalam artian begini, basah itu busi kaya dengan bensin. Kalau kering itu campurannya pas," terangnya.
Poin lain yang harus diperhatikan saat memilih busi yaitu perbedaan busi karburator dan injeksi. Abi Redblack mengungkapkan, busi karburator tidak dilengkapi esistor. Sementara busi injeksi diberi pengaman atau resistor. "Busi itu sebenarnya untuk penghantar listrik tegangan tinggi. Dari Capacitor Discharge Ignition (CDI) ke koil, itu paling antara 12 sampai beberapa ratus volt. Nah, dari koil menuju busi, itu sudah puluhan ribu volt. Disitu radiasinya tinggi. Makanya, busi injeksi memakai pengaman. Namanya resistor, yaitu penghambat. Jadi saat busi mengalirkan arus tinggi, busi tidak merusak komponen. Arus tinggi itu kan punya medan magnet dan medan magnet itu yang merusak injeksinya. Nah makanya ada resistor. Misalnya, masuknya tuh 30 ribu volt, karena ada resistor jadi keluarnya paling 15 ribu," terangnya.
Busi pun dibuat bahan yang berbeda-beda. Abi Redblack mengatakan, busi memiliki komponen yang bernama isolator. Isolator ini ada yang dari bahan nikel, platinum, irudium, dan perak. "Kalau ditanya berapa macam busi, saya jawab begini. Motor jadul, businya tidak memakai resistor dan motor sekarang businya ada resistor. Tipenya itu dari bahan isolatornya, jadi ada yang dari nikel, platinum, irudium, dan perak. Paling bagus, itu perak. Alasannya, penghantar listrik paling bagus kan perak. Paling rendah, ya nikel," imbuhnya.
Kemudian soal kualitas dan harganya, Romy menjelaskan bahwa isolator ini lah yang menentukan mahal atau tidaknya sebuah busi. "Di dalam busi seperti yang saya bilang, isolator bahannya bisa dari nikel, platinum, iridium, dan perak. Untuk busi yang dari perak, harganya bisa Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu. Kalau yang nikel paling Rp 15 ribu," katanya.
Tapi, busi masih dibedakan lagi berdasarkan motor 2 tak atau 4 tak. "Busi 2 tak itu ada campuran oli samping, atau businya itu tahan terhadap campuran minyak. Nah minyak ini pelumas oli samping. Sementara busi 4 tak, dia arus kering," tutupnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
