
Ilustrasi suspensi mobil. (Pinterest)
JawaPos.com - Saat mobil melintasi polisi tidur, jalan berlubang, atau permukaan aspal yang tidak rata, seharusnya guncangan bisa diredam dengan baik oleh sistem suspensi mobil.
Komponen suspensi mobil memang dirancang untuk menjaga kenyamanan dan kestabilan mobil agar getaran tidak langsung terasa hingga ke kabin.
Namun, kalau belakangan ini bantingan mobil terasa makin keras dan tidak nyaman, bisa jadi ada masalah pada sistem suspensi mobil.
Tanpa disadari, beberapa kebiasaan sepele justru mempercepat kerusakan komponen kaki-kaki mobil.
Yuk, kenali 7 penyebab suspensi mobil jadi keras supaya kamu bisa segera mengatasinya, seperti dirangkum dari laman Ibid Astra
Kebiasaan membawa beban melebihi kapasitas mobil dapat membuat sistem suspensi bekerja ekstra keras.
Ketika mobil dipaksa menopang beban berlebih secara terus-menerus, pegas (spring) dan shockbreaker akan mengalami tekanan tinggi dalam waktu lama.
Akibatnya, shockbreaker lebih rentan mengalami kebocoran, sementara pegas bisa melemah. Jika sudah begitu, kemampuan suspensi dalam meredam getaran menurun drastis dan bantingan mobil pun terasa semakin keras.
Mobil yang kerap diajak melintasi jalan berlubang, berbatu, atau medan tidak rata berisiko mengalami keausan suspensi lebih cepat.
Guncangan berulang dalam intensitas tinggi membuat komponen kaki-kaki bekerja lebih berat dari seharusnya.
Jika dibiarkan, kondisi ini bisa membuat suspensi menjadi kaku dan tidak lagi fleksibel. Bahkan, keseimbangan kaki-kaki mobil bisa terganggu karena distribusi traksi antarban tidak lagi optimal.
Meski dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi jalan, shockbreaker tetap bisa mengalami penurunan performa jika terlalu banyak kotoran menempel. Debu dan lumpur yang menumpuk dapat merusak seal pelindungnya.
Saat seal terganggu, oli di dalam shockbreaker berpotensi rembes atau bocor. Jika oli berkurang, daya redamnya melemah dan suspensi pun terasa lebih kasar saat mobil melewati jalan tidak rata.
Bushing adalah komponen penting yang berfungsi sebagai penghubung sekaligus peredam getaran antarbagian suspensi. Materialnya yang berbahan karet memang fleksibel, tetapi tetap memiliki usia pakai.
Seiring waktu, paparan panas, kotoran, dan perubahan cuaca bisa membuat bushing mengeras atau retak.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
