
Ilustrasi hutan mangrove benteng pertahanan kawasan pesisir Jakarta yang terancam abrasi dan penurunan permukaan tanah. (RianAlfianto/JawaPos.com).
JawaPos.com-Kebiasaan baru mulai tumbuh di kalangan pengguna mobil listrik di Indonesia. Bukan lagi sekadar menikmati teknologi baterai dan biaya operasional yang irit, komunitas EV kini mulai aktif turun ke lapangan untuk menunjukkan bagaimana ekosistem kendaraan listrik bisa terhubung langsung dengan isu lingkungan.
Salah satunya terlihat dari aktivitas komunitas Beyond, komunitas pemilik mobil listrik BYD yang pada Minggu (23/11) menggelar kegiatan penghijauan di kawasan pesisir Jakarta.
Berlokasi di Taman Wisata Alam Angke, Pantai Indah Kapuk 1, puluhan pengguna BYD dari berbagai model EV hadir untuk menanam mangrove. Momentum ini diklaim menjadi cermin menarik tentang bagaimana budaya berkendara ramah lingkungan tidak berhenti pada nol emisi dari kendaraan, tetapi juga menyentuh aksi nyata di luar jalan raya.
Presiden Direktur BYD Motor Indonesia Eagle Zhao, turut hadir untuk melihat secara langsung partisipasi para anggota komunitas. Dia menyebut para pemilik BYD kini semakin sadar bahwa adopsi EV bukan hanya soal teknologi, tetapi juga gaya hidup baru yang lebih peduli pada keberlanjutan.
Sementara itu, Head of Marketing Communication BYD Motor Indonesia Luther T. Panjaitan menjelaskan, tren ini menunjukkan pergeseran pola pikir pengguna kendaraan.
“Hari ini bukan sekadar acara tanam pohon. Ini representasi bagaimana teknologi dan alam saling melengkapi,” ujar Luther ditemui JawaPos.com di acara tersebut.
Dia menilai komunitas Beyond memberi contoh bahwa peran pengguna EV bisa lebih luas dari sekadar berpindah ke mobil tanpa emisi. Menurut BYD Indonesia, 500 pohon mangrove yang ditanam hari itu diperkirakan mampu menyerap hingga sekitar 10.000 kg CO₂ per tahun.
Angka tersebut menjadi gambaran bagaimana aktivitas sederhana dapat berkontribusi signifikan terhadap target pengurangan emisi di perkotaan. Apalagi dilakukan secara rutin dan melibatkan banyak komunitas.
Beyond telah tumbuh menjadi salah satu komunitas EV terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 2.000 anggota. Model BYD Sealion 7 menjadi kendaraan yang paling banyak digunakan anggotanya, disusul BYD Seal. BYD Atto 1 juga mencatatkan perkembangan komunitas yang pesat, dengan lebih dari 200 penggunanya telah bergabung.
Tren seperti ini menunjukkan bahwa transisi menuju kendaraan listrik bukan hanya soal adopsi produk baru, melainkan juga tentang membangun kesadaran kolektif.
Dan di kalangan pengguna BYD, langkah itu tampaknya sudah mulai berjalan, baik melalui teknologi yang mereka gunakan, maupun aksi nyata seperti penghijauan di wilayah pesisir.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
